Ada Arena Panahan, Voli, Futsal, dan Taman Rekreasi Baru Lho di Kota Madiun, Ini Progresnya?

Di Posting Oleh madiuntoday

17 Oktober 2017


MADIUN – Masyarakat Kota Madiun sebentar lagi punya tempat olahraga dan taman rekreasi baru. Setidaknya ada tiga titik yang tengah digarap pemkot saat ini. Yakni di Kelurahan Mojorejo, Manisrejo, dan Nambangan Kidul. Perkembangannya sudah lewat 20 persen. Padahal pengerjaan baru beberapa minggu terakhir. ‘’Arahnya untuk olahraga dan taman rekreasi. Tetapi masing-masing titik akan berbeda wahananya,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun Suwarno, Senin (16/10).

Suwarno tunjuk bukti lapangan Margobawero di Kelurahan Mojorejo yang diperuntukkan olahraga lari, futsal dan voli. Lapangan, kata dia, bakal disulap menjadi tiga jenis olahraga tersebut. Terdapat jogging track mengelilingi lapangan. Di tengah, terdapat lapangan futsal dan voli. Selain itu, terdapat taman bermain untuk anak-anak. Berbagai mainan bakal ditambahkan. Taman juga berfungsi untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. Sejumlah kios ditambahkan. ‘’Fungsi olahraga, bermain, dan berjualan ada dalam satu tempat,’’ terangnya seperti menyebut mengarah pada ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA).

Begitu juga dengan lapangan di Kelurahan Manisrejo. Bedanya, lapangan disiapkan untuk sarana olahraga panahan. Rencananya juga terdapat jogging track dan lapangan voli. Pemkot, lanjutnya, memang berencana menambah sarana olahraga di Kota Pecel. Harapannya, masyarakat tidak perlu kebingungan mencari tempat berolahraga. Pembangunan sarana olahraga dan taman rekreasi sengaja dipisah. Yakni di Kelurahan Manisrejo untuk masyarakat sisi timur, Kelurahan Nambangan Kidul untuk masyarakat sisi selatan, dan lapangan Mojorejo untuk masyarakat tengah. Pembangunan bakal diupayakan merata ke depan. ‘’Ini juga untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau (RTH) Kota Madiun. Ke depan pembangunan masih akan terus ditingkatkan,’’ jelasnya.

Pembangunan sarana olahraga dan taman rekreasi, lanjutnya, merupakan usulan masyarakat. Bahkan, usulan sudah mengemuka sejak beberapa tahun silam. Minimnya anggaran menjadi kendala. Suwarno menyebut masyarakat memang tengah butuh sarana olaharaga, taman rekreasi, dan RTH. Pihaknya menargetkan ketiga titik tersebut selesai sebelum akhir tahun ini.

Artikel Terkait

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

MADIUN – Penyesuaian akses lalu lintas di Kota Madiun terus dilakukan. Rapat koordinasi (Rakor) terkait akses lalu lintas dari dan ke Kota Pendekar kembali digelar, Sabtu (4/4). Bertempat di Dinas Perhubungan Kota Madiun, Rakor menghasilkan sejumlah kebijakan baru....

Don`t copy text!