MADIUN – Para atlet muda Kota Madiun yang akan berlaga dalam POR SD/MI VIII/2017 di Lumajang boleh berharap banyak prestasinya akan menuai penghargaan lebih. Pemkot Madiun telah menyiapkan bonus hingga jutaan rupiah untuk para peraih medali.

Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto mengungkapkan hal ini saat melepas kontingen Kota Madiun untuk Pekan Olah Raga Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah yang akan berlaga pada 12-19 November mendatang. Pelepasan dilaksanakan di halaman Balai Kota Madiun, Kamis (9/11/2017).

Bonus tersebut besarannya adalah Rp5 juta utuk peraih medali emas, Rp4 juta untuk peraih perak dan Rp3 juta untuk peraih perunggu.

“Ini sebagai stimulus, penyamangat, agar atlet-atlet muda kita terpacu. Tapi jangan dijadikan tujuan utama. Tujuannya adalah menambah pengalaman dan mengasah kemampuan,” ungkap Sugeng.

Dikatakannya, stimulus ini hanya sebuah gambaran bahwa keseriusan dalam berolah raga prestasi bisa pula menghasilkan. Sehingga prestasi itu harus selalu dipupuk.

Sementara itu, Dinas Kebudayaaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga melihat setidaknya ada lima cabang olah raga yang jadi unggulan kontingen Kota Madiun dalam POR SD/MI tersebut.

“Ada beberapa cabor unggulan yang kita lihat potensinya. Di antaranya adalah catur, senam, selam, atletik dan tenis lapangan,” ungkap Kasi Keolahragaan Disbudparpora Kota Madiun Gamal Arfan Affandie.

Para atlet yang berangkat pada 11 November mendatang adalah mereka yang para juara di PORKOT (Pekan Olah Raga Kota Madiun) pada Februari lalu. Para peraih posisi pertama kedua dna ketiga pada masing-masing cabang olah raga kemudian dibina.

Baca juga:   Pameran Alutsista Weekend Nanti, Walikota Harap Masyarakat Berpartisipasi

“Namun kemudian kita lihat perkembangannya. Dan mereka yang terbaik dalam pembinaan yang kita berangkatkan. Tidak harus yang dulu juara 1,” terang Gamal.

Persiapan sekitar delapan bulan dirasa sudah cukup untuk mengikuti ajang yang akan memperkaya pengalaman para atlet muda dari Kota Madiun dan menorehkan prestasi yang optimal.

Kontingen Kota Madiun untuk POR SD/MI VIII Lumajang terdiri dari 60 atlet muda dan 23 official. Mereka akan akan berlaga di 12 cabang olah raga, di antaranya pencak silat dengan jumlah atlet dua orang, senam sport aerobik dan senam lantai dengan 11 atlet, sepak takraw dengan sembilan atlet, panahan dengan 10 atlet, tenis meja dua atlet, selam dua atlet, renang empat atlet, atletik 10 atlet, tenis lapangan satu atlet, bulutangkis dua atlet, bola voli mini enam atlet dan catur satu orang atlet.

Dukungan dan doa dari warga Kota Madiun terus dibutuhkan. Dan jangan lupa untuk selalu menghindari rokok ilegal. Rokok ilegal adalah rokok tanpa pita cukai, berpita cukai palsu dan berpita cukai bukan peruntukannya. Dana bagi hasil cukai hasil tembakau dari rokok legal bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Mulai dari peningkatan kemampuan dan keterampilan kerja, peningkatan fasilitas umum sampai peningkatan fasilitas kesehatan.