MADIUN – Masyarakat Kota Madiun bakal segera dapat memanfaatkan Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun (TLLBKM) secara optimal. Kendati belum diserahterimakan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, taman bakal segera dikelola paguyuban kelurahan setempat.

Keputusan itu mengemuka setelah rapat koordinasi pemanfaatan hasil pembangunan TLLBKM di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Kamis (11/1/2018). “Taman ini kan sudah selesai dikerjakan. Tetapi belum dapat diserahterimakan karena perdanya masih proses. Nah, selama masa menunggu ini kan eman kalau taman tidak dimanfaatkan. Rapat ini untuk mencari solusinya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun Suwarno.

Apalagi, kata dia, permintaan masyarakat cukup besar. Dia mengaku kerap mendapat pesan singkat dari masyarakat yang ingin segera memanfaatkan taman di pinggir Bantaran Kali Madiun itu. Taman yang dipoles dengan anggaran Rp5 miliar itu memang belum dapat dimanfaatkan secara optimal sejak usai dikerjakan November 2017 lalu. Masyarakat harus berjalan dari pintu masuk.

Pihaknya sengaja memasang portal pada pintu masuk taman. Sebab, belum ada kejelasan bakal diserahterimakan kepada OPD mana. Suwarno menyebut ada dua OPD yang paling mendekati. Yakni, Dinas Pemuda dan Olaharaga dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Selain itu, perda pemanfaatan juga masih dalam proses.

“Taman sementara akan dikelola kelurahan setempat. Pak lurah siap membentuk paguyuban yang terdiri dari pemuda setempat. Mereka boleh memanfaatkan taman untuk berjualan tetapi dengan konsekuensi menjaga dan membersihkan taman setiap harinya,” ungkap sembari menyebut taman hanya boleh digunakan untuk berjualan non-permanen dan ramah lingkungan.

Paguyuban bakal dibantu Babinsa, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan. Babinsa dan Satpol PP membantu untuk penjagaan keamanan. Sedang, Dishub diharap turut mengatur parkir dan arus lalu lintas. Dishub juga diperkenankan memanfaatkan taman sebagai media edukasi tertib berlalu lintas. Apalagi, banyak rambu lalu lintas didalamnya. Suwarno menyebut taman memang difungsikan sebagai taman edukasi. Selain itu, taman juga sebagai sarana rekreasi, baik rekreasi keluarga maupun olahraga.

Baca juga:   Dari CS Hingga Dirut, Yuks Intip Nahkoda Baru PD BPR Bank Daerah Kota Madiun

“Kalau taman ini segera dimanfaatkan secara optimal, pastinya menciptakan peluang ekonomi baru. Taman memang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi produktif masyarakat,” tegasnya sambil mengatakan taman dapat dimanfaatkan secara gratis untuk saat ini.

Suwarno mengaku antusias masyarakat cukup besar. Bahkan, ada yang menyatakan siap membayar biaya masuk asal portal dibuka. Sebab, fasilitas didalamnya memang cukup komplit. Terdapat sirkuit balap motor, track sepeda, hingga taman bermain. Namun, pihaknya tidak bisa serta merta menuruti permintaan masyarakat. Pengelolaan optimal tetap menunggu aturan main. Namun, masyarakat sejatinya diperbolehkan memanfaatkan sedari sekarang kendati tak maksimal.

“Prinsipnya kami butuh orang yang bertanggung jawab untuk mengelola taman. Paguyuban mengaku siap mengelola,” pungkasnya. Hasil rapat akan segera kami laporkan kepada pimpinan.

Nah itu guys, Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun siap segera dimanfaatkan secara optimal. Ada paguyuban dari Kelurahan Pangongangan, kelurahan setempat, yang siap mengelola sementara. Taman bakal dibuka untuk masyarakat secara gratis. Paguyuban bakal mengelola. Mulai menjaga hingga membersihkan. Sebagai gantinya, paguyuban disilahkan untuk berjualan. Namun, tidak diperkenankan membangun lapak permanen disana. Ramai dan seru pastinya.

Stop balapan nggak jelas di jalan raya. Selain berbahaya bagi diri sendiri. Balap liar di jalan raya juga membahayakan orang lain. Kalian pastinya tidak mau kan mencelakakan orang lain. Apalagi berujung jeratan hokum pastinya. Pemerintah Kota Madiun sudah memfasilitasi dengan sirkuit di TLLBKM. Mari kita manfaatkan bersama.

Jaga terus kesehatan dengan rajin berolahraga, cukup istirahat, serta hindari narkoba, miras, dan rokok. Jelas merugikan kesehatan pastinya. Tapi, bagi kalian yang merokok. Jangan beli rokok illegal ya. Yakni, rokok yang tidak membayar cukai sebagaimana mestinya. Merugikan negara dan masyarakat. Cukai rokok merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Mulai untuk pembangunan fisik, pengadaan obat-obatan serta pelatihan-pelatihan. So, jadi pembeli yang bijak ya.
(wshendro,agi/diskominfo)