MADIUN – Ruang Terbuka Hijau (RTH) beragam fungsi. Bukan hanya sebagai fasilitas umum, RTH juga dapat menambah keindahan suatu daerah. Banyaknya pepohonan dalam suatu RTH juga berkontribusi menyuplai oksigen. Keberadaan RTH wajib dijaga.

Pemerintah Kota Madiun menggelontorkan anggaran Rp 30 juta untuk peralatan kebersihan hingga bahan perbaikan. Besaran untuk perawatan 48 lokasi RTH yang ada saat ini. Perawatan melibatkan total sekitar 76 petugas.

‘’RTH ini banyak fungsi dan manfaat. Makanya, wajib ada. Setiap daerah wajib menyediakan RTH. Prinsipnya, kami terus melakukan perawatan RTH yang sudah ada dan terus menyediakan RTH baru,’’ kata Kasi Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Andiyanto, Kamis (25/1).

Perawatan, kata dia, meliputi pemangkasan untuk perapian tanaman dan pohon. Ini penting untuk menjaga bentuk tanaman jika difungsikan sebagai keindahan. Sedang, pohon yang difungsikan untuk peneduh juga dilakukan pemangkasan agar tidak membahayakan. Perawatan dilakukan rutin secara bergantian.

Petugas yang terlibat memang cukup banyak. Namun, itu petugas keseluruhan. Mulai petugas kebersihan jalan, pemangkasan pohon tepi jalan, hingga perawatan RTH. Tak heran, butuh peran serta masyarakat. Minimal turut menjaga. Paling tidak turut mengingatkan atau menegur saat melihat oknum yang melakukan pengerusakan.

‘’RTH di Kota Madiun ini kan tersebar sampai daerah pinggiran. Pastinya, butuh peran serta bersama untuk turut menjaga,’’ ungkapnya.

Selain itu, penambahan pohon dan tanaman juga terus dilakukan. Pihaknya mengalokasikan anggaran Rp 184 juta untuk pengadaan bibit baru tahun ini. Bibit digunakan untuk menggantikan tanaman yang rusak dan sudah mati. Sebagian untuk penambahan tanaman baru.

Baca juga:   Amankan Tradisi Suro 2019, Forpimda dan Perguruan Silat Gelar Rakor

Ada beberapa jenis pohon dan tanaman di Kota Madiun. Mencapai ratusan jenis. Di antaranya, Mahoni hingga Sono untuk fungsi ekologis, serta kacrutan, bunga sepatu, dan tabebuya untuk fungsi keindahannya.

‘’Ada beberapa jenis tanaman yang hanya berbunga di musim tertentu. Jadi sebenarnya tanaman tidak hanya daun dan batang, hanya memang belum waktunya berbunga,’’ jelasnya.

Terkait penambahan RTH, Andiyanto menyebut ada tiga titik RTH yang akan dikerjakan tahun ini. Yakni, RTH Jalan Banda, Bumimas 2, dan hutan kota di Kelurahan Sukosari. Ketiganya sedang dalam proses persiapan.

‘’Jumlah RTH yang ada saat ini memang masih kurang. Prinsipnya, pemkot terus memenuhi walaupun secara bertahap,’’ pungkasnya.

RTH merupakan fasilitas umum yang semua orang berhak menikmatinya. Jangan sampai dirusak ya guys. Jaga terus keberadaan RTH agar semua orang dapat menikmati sebagaimana mestinya. Laporkan segera jika ada oknum yang sengaja merusak. Apalagi, RTH memiliki banyak fungsi dan manfaat. RTH juga dapat menjadi wajah suatu daerah. Ini berdampak luas. Salah satunya, menciptakan kesan cantik dan indah kepada masyarakat luar daerah.

Jaga terus kesehatan dengan rajin berolahraga dan istirahat cukup. Jangan racuni tubuh dengan mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ya. Tapi bagi kalian yang merokok, jangan beli rokok illegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai, berpita cukai palsu atau berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu sumber pemasukan negara. Sebagian dana cukai juga dikembalikan kepada masyarakat melalui pemerintah daerah. Som jadi pembeli yang bijak ya. (agi/diskominfo).