MADIUN – Pelaksanaan ujian sekolah berbasis nasional (USBN) tingkat menengah atas berjalan sesuai harapan. Setidaknya, kekhawatiran akan gangguan koneksi internet dan pasokan listrik tak mengemuka sejauh ini. Tak heran, pelaksanaan ujian cukup lancar.

‘’Jaringan dan listrik menjadi kekhawatiran utama kami saat pelaksanaan USBN. Alhamdulillah, kendala itu tidak muncul,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten/Kota Madiun Kresna Herlambang, Rabu (28/3).

Pihaknya mengaku tidak ada laporan terkait kendala yang mengemuka selama gelaran USBN yang dimulai pertengahan Maret lalu. Baik untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Begitu juga dengan tinjauan langsung di lapangan. Petugasnya sengaja keliling meninjau langsung ke setiap sekolah.

‘’Koneksi jaringan ini hanya pada saat unduh soal dan upload jawaban. Selebihnya, peserta sebenarnya mengerjakan secara offline dari soal yang sudah diunduh sebelumnya itu. Pasokan listrik yang lebih dominan,’’ ungkapnya.

Pelaksanaan USBN tingkat SMK sudah selesai. Sebab, SMK memang mulai lebih dulu. Sedang, tingkat SMA dijadwalkan berakhir 4 April mendatang. Kendati begitu, peserta bukan waktunya berleha. Sebab, ujian nasional berbasis computer (UNBK) menanti setelah ini.

Baca juga:   Pemkot Madiun Segera Terapkan Lima Hari Sekolah

‘’Ini sudah mulai persiapan untuk UNBK. Bukan melalui tryout. Tetapi lebih kepada persiapan masing-masing,’’ terangnya.

UNBK SMK bakal digelar 2-5 April nanti. Gelaran ujian dilanjutkan 9-12 April untuk SMA. Di Kota Madiun, kata dia, terdapat 30 SMK dan 17 SMA negeri dan swasta. Kresna menambahkan keseluruhan instansi sudah siap mengikuti UNBK. Namun, ada beberapa sekolah yang harus melaksanakan ujian di sekolah lain.

‘’Memang ada beberapa yang belum memiliki fasilitas sesuai dengan spesifikasi. Tidak masalah harus memakai sarana sekolah lain,’’ ujarnya.

Itu guys USBN boleh dikata sudah lewat. Namun, bukan berarti ujian usai. Masih ada UNBK menanti. Ayo beri semangat peserta ujian demi merajut prestasi di masa depan.

Jaga terus kedisiplinan dengan selalu menaati aturan. Patuhi juga aturan cukai. Ada tiga barang cukai yang beredar di tanah air. Yakni, hasil tembakau (rokok, cerutu, vapor, dll), etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Pastikan ketiga barang tersebut menggunakan pita cukai asli saat diperjualbelikan. Pelanggaran atas cukai bisa berujung pidana. So, jadi pembeli yang bijak ya. (ws hendro-agi/diskominfo).