NGAWI – Baru diresmikan, Tol Ngawi-Kertosono seksi Ngawi-Wilangan memakan korban. Kecelakaan maut itu terjadi di jalur tol kilometer 586-600 Desa Kasreman, Kecamatan Geneng, Ngawi. Seorang tewas dan beberapa lainnya luka-luka akibat kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata dan truk tronton bermuatan minyak goreng kemasan tersebut.

Dilansir dari antaranews.com, korban tewas adalah Abeh, 52, warga Rembang, Jawa Tengah yang tak lain kernet bus Pariwisata PO Subur Jaya. Abeh mengalami luka berat setelah bagian moncong bus menumbur bodi belakang truk tronton sarat muatan tersebut.

Kanit Laka Satlantas Polres Ngawi Iptu Cipto menyatakan belum diketahui penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan. Pihak kepolisan masih melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut.

‘’Nanti saja, kami masih olah TKP dan melakukan penyelidikan,’’ katanya.

Foto: Istimewa

Sesuai informasi, bus PO Subur Jaya bernopol K 1627 GD yang dikemudikan Suroto, 39, warga Bantul itu melaju kencang dari arah timur sekitar pukul 05.30. Bus salah satu dari enam kendaraan rombongan SMA 2 Magelang yang baru melaksanakan pariwisata di Bali. Nahas, bus yang berada paling depan itu diduga oleng dan menumbur truk tronton bernopol L 8288 UB yang dikemudikan Sayono, 51, warga Klaten yang berada di depannya. Informasi yang beredar bus mengalami pecah ban depan sebelum oleng.

Baca juga:   Maksimalkan Pelayanan, Satlantas Polres Madiun Bentuk Tim Quick Response Accident

Kecelakaan tak terhindarkan lantaran dekatnya jarak. Bus mengalami kerusakan parah di bagian depan lantaran kerasnya benturan. Moncong bus ringsek. Begitu juga dengan bagian belakang truk. Tak heran, sejumlah minyak goreng kemasan berhamburan di sekitar lokasi. Korban tewas beserta luka-luka dilarikan ke RSUD Caruban Kabupaten Madiun.

Hati-hati saat berkendara di jalan raya. Terutama bagi yang melintas di lokasi kejadian. Sebab, jalan menjadi licin akibat tumpahan minyak goreng. Jaga keselamatan dengan mengutamakan aturan berkendara serta selalu pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan. Patuhi juga aturan cukai.

Terdapat tiga barang cukai yang beredar di tanah air. Yakni, hasil tembakau (rokok, cerutu, vapor, dll), etil alkohol, dan minuman mengandung etil alkohol. Pastikan ketiga barang tersebut menggunakan pita cukai asli saat diperjualbelikan. Pelanggaran atas cukai bisa berujung pidana. So, jadi pembeli yang bijak ya. (agi/diskominfo).

Share and Enjoy !

Shares