Keterampilan Rajut dari Benang Kor

previous arrow
next arrow
previous arrownext arrow
Slider

Jari Sri Wuryanti masih cekatan merajut benang kor. Di tangan perempuan berusia 54 tahun ini, benang kor diubah menjadi bentuk tas, sepatu dan payung. Usaha yang digelutinya sejak 2010 membuatnya dipercaya banyak pelanggan untuk membuat cindera mata. Saat ini dia lebih sering mendapat pesanan bentuk sepatu rajut dari pelanggan, Kamis (5/4).

Sri yang juga mendapat nama panggilan Ibu Cicit Rajut, mengerjakan karyanya di rumah, jalan Ki Ageng Pemanahan 2A Selo Kanigoro, Kota Madiun. Berkat informasi dari mulut ke mulut, banyak pelanggan baru yang membeli langsung ke rumahnya.

Dia mendapat ilmu dari orang tuanya. Bagi Sri, merajut bukan sekedar pekerjaan tetapi memang hobinya sebelum dijadikan sumber penghasilan. Kini tiap bulan dia biasa mendapatkan kurang lebih empat juta rupiah.

Baca juga:   Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

Selain menjadikan merajut sebagai usaha, Sri juga pernah membagikan ilmunya. Dulu dia mengadakan pelatihan untuk ibu-ibu. Mereka yang sudah mahir akhirnya bisa membuka lapangan kerja.

Hasil karyanya juga sempat dipamerkan di luar kota. Antara lain di Lampung, diboyong oleh Dinkes Kota Madiun dan Batam oleh Diskop Kota Madiun. (dhevit/madiuntoday)