MADIUN – Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) presiden dan wakil presiden akan berlangsung satu tahun lagi. Namun, euforianya sudah terasa sejak sekarang. Tak sedikit masyarakat yang menunjukkan keberpihakannya kepada tokoh-tokoh tertentu.

Untuk memberikan informasi tentang pemilu 2019 kepada warga, KPU Kota Madiun menggelar sosialisasi. Dalam kegiatan tersebut, KPU menjelaskan tentang tahapan pemilu yang akan berlangsung serentak 17 April 2019 mendatang.

‘’Tak hanya capres dan cawapres, masyarakat Indonesia juga akan memilih anggota DPD RI, DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota,’’ tutur Ketua KPU Kota Madiun Sasongko dalam sambutan acara Pagelaran Seni Budaya Menyongsong 1 Tahun Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Lapangan Gulun, Sabtu (23/4).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda, para ketua dan sekretaris partai politik, bawaslu, serta perwakilan ormas. Juga, perwakilan dari lima segmen dalam pemilihan. Yaitu, segmen wanita, marginal, difabel, pemilih pemula, dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Sasongko menjelaskan tahapan-tahapan yang akan dilalui sebelum Pemilu Serentak 17 April 2019. Yakni, dimulai dengan pendaftaran calon anggota DPD RI pada 2-8 Juli 2018. Selanjutnya, 4-17 Juli giliran calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota yang melakukan pendaftaran.

Sementara itu, pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden dilaksanakan 4-10 Agustus 2018. Baru pada 20 September 2018, masyarakat akan mengetahui pasangan calon presiden-wakil presiden yang akan bertarung pada pemilu 2019. ‘’Penetapan nomor urut dilakukan sehari setelahnya. Yakni, 21 September 2019,’’ ujarnya.

Baca juga:   Pantau Langsung Renja, Walikota Terpilih Paparkan Skala Prioritas 2020

Daftar calon tetap (DCT) anggota DPD RI, DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota diumumkan 21-23 September 2018. Setelah itu, baru dilaksanakan kampanye serentak hingga 13 April 2019. ‘’Harapannya, masa kampanye bisa berjalan lancar, aman, dan damai,’’ imbuhnya.

Selanjutnya, masa tenang diberikan tiga hari sebelum pemilu. Yakni, 14-16 April 2019. Masyarakat Indonesia yang telah memiliki hak pilih dapat menggunakan suaranya pada 17 April 2019. Lalu, rekapitulasi suara dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu tingkat nasional dilaksanakan pada 25 April-22 Mei 2019. ‘’Terakhir, peresmian anggota DPRD kabupaten/kota dan DPRD provinsi pada Juli-Agustus 2019. Sedangkan, anggota DPR dan DPD diumumkan Agustus-September 2019,’’ paparnya.

Dengan menyongsong pemilu serentak 2019, Sasongko mengharapkan partisipasi masyarakat untuk ikut meramaikan kegiatan. Caranya, diisi dengan kegiatan positif, tidak anarkis, serta melakukan kampanye sehat. (wshendro, irs)

Jaga terus kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.