Kabag Ops Polresta Madiun Imbau Babinkamtibmas Lebih Waspada

Di Posting Oleh madiuntoday

18 Mei 2018

MADIUN – Peristiwa pengeboman di beberapa lokasi di Surabaya serta penangkapan terduga teroris di sejumlah wilayah membuat pihak berwajib terus meningkatkan kewaspadaan. Bahkan, hingga saat ini POLRI masih menetapkan status siaga 1.

Tak terkecuali di Kota Madiun. Meski kondisi terbilang aman, namun petugas keamanan tidak mau kecolongan. Karenanya, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, perlu kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat.

Salah satunya disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Wilayah Kota Madiun tahun 2018 di Kantor Satpol PP beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Kabag Ops Polres Madiun Kota Kompol Mujjo Prajoko mengimbau agar petugas keamanan semakin giat menjaga lingkungannya.

‘’Situasi kamtibmas perlu mendapat atensi. Para teroris tidak tinggal di dalam hutan. Mereka ada di sekitar kita. Bahkan, seperti yang di Sidoarjo. Lokasinya dekat dengan polsek,’’ paparnya.

Mengacu pada peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, Mujjo mengimbau agar peran 3 pilar semakin diperkuat. Yakni, babinsa, babinkamtibmas, dan lurah/camat.

Mujjo menuturkan, babinkamtibmas harus paham betul dan mengenal wilayahnya. Lebih baik lagi jika petugas memang tinggal di lokasi tempatnya bertugas. Sehingga, saat terjadi sesuatu, respon mereka juga bisa lebih cepat. ‘’Selain itu, meningkatkan kewaspadaan terhadap tamu asing,’’ tuturnya.

Mujjo menegaskan, dirinya tak ingin ada babinkamtibmas yang tidak tahu dengan lingkungannya. Karena itu, para petugas diminta untuk sering menyambangi warga dan mengenal mereka lebih dekat. Sehingga, dapat menghindari potensi bahaya. Termasuk jika di wilayahnya memang ada keluarga dari napi teroris. ‘’Lebih baik capek (mengawasi, red) daripada kejadian,’’ imbuhnya.

Peristiwa bom bunuh diri yang melibatkan satu keluarga ini, menurut Mujjo, adalah kasus baru. Selain babinkamtibmas, pemerintah setempat juga perlu melakukan pengawasan. Mulai dari camat, lurah, RW, hingga RT.

Tak hanya itu, Mujjo juga mengimbau para pengelola tempat hiburan malam untuk menjaga kondusifitas di wilayah bisnisnya. Sebab, ada beberapa kelompok tertentu yang resistensi dengan hiburan malam. Hal itu dapat mengakibatkan potensi kerawanan. Seperti, penganiayaan, pengeroyokan, dan perusakan.

‘’Mari sama-sama manjaga. Apalagi, dengan situasi nasional saat ini. Kekerasan berbalut agama masih saja terjadi dan gampang menyulut emosi,’’ ujarnya. (WS Hendro, irs/madiuntoday)

Jaga terus ketertiban dengan selalu mematuhi aturan. Selalu jaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.

 

Artikel Terkait

Informasi Harian COVID-19

Informasi Harian COVID-19

Informasi tanggal 24 Mei 2020 Untuk membaca informasi lebih lengkap COVID-19 di Kota Madiun, bisa melalui http://dashboard.madiunkota.go.id/ dan http://covid19.madiunkota.go.id/ [su_image_carousel source="media: 48568,48569,48570,48571,48572" crop="1:1" dots="no"...

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

Antisipasi Takbir Keliling, Pemkot dan TNI-Polisi Gelar Patroli

MADIUN- Menyambut hari Raya Idul Fitri 1441 H yang jatuh esok hari, Pemerintah Kota Madiun bersama personil gabungan dari TNI dan Polisi gelar patroli gabungan guna mengantisipasi takbir keliling yang biasa dilakukan di malam-malam menjelang lebaran.  Patroli gabungan...

Don`t copy text!