Si Langit Biru, Aplikasi Pengontrol Tumbuh Kembang Anak Usia Dini di Sekolah

Di Posting Oleh madiuntoday

5 Juni 2018

MADIUN – Anak usia dini merupakan masa keemasan. Tumbuh kembangnya wajib dipantau orang tua setiap saat. Bukan hanya pertumbuhan saat di rumah. Namun, juga perkembangan di sekolah. Namun, pengawasan ditempat belajar seringkali menjadi kendala. Orang tua tidak dapat bertanya kepada guru setiap hari.

Masalah itu sedikit bisa teratasi kini. Dinas Pendidikan Kota Madiun meluncurkan aplikasi untuk memantau tumbuh kembang buah hati saat di sekolah. Aplikasi ini dikemas sedemikian rupa agar orang tua dapat melihat perkembangan anak di sekolah setiap saat. Namanya, Si Langit Biru atau sistem informasi laporan tingkat perkembangan anak dan pembinaan pendidikan keluarga.

‘’Aplikasi ini cukup praktis dan simple. Harapannya, memang dapat dengan mudah dioperasikan orang tua,’’ kata Kabid Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Madiun Heni Wisma Rosanawati.

Aplikasi ini tergolong anyar. Baru diluncurkan 9 Mei lalu. Namun, cukup disambut baik. Buktinya, pihak lembaga pendidikan mulai getol mengisi perkembangan anak didik masing-masing dalam aplikasi. Terdapat 169 lembaga PAUD di Kota Madiun. Semuanya terangkum dalam satu aplikasi.

‘’Disini orang tua dapat memantau perkembangan anak mulai nilai atau aktivitas yang dilakukan dalam satu minggu pembelajaran. Perkembangan ditulis secara deskriptif. Jadi tidak sekedar nilai angka-angka,’’ jelasnya.

Aplikasi, kata dia, memang belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Sebab, masih proses entry data. Mulai nama lembaga hingga anak didik masing-masing. Proses sudah 50 persen lebih. Aplikasi sementara baru dapat dimanfaatkan bagi lembaga yang sudah memasukkan data secara utuh. Orang tua cukup mengetik Si Langit Biru pada mesin pencari. Orang tua perlu memasukkan nama atau nomor induk anaknya setelah menentukan nama lembaga anaknya mengenyam pendidikan.

‘’Prinsipnya ini sama dengan rapor. Namun, dalam bentuk digital dan di-update berkala setiap minggunya,’’ terang Heni.

Terobosan ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat, khususnya wali murid dalam pendidikan anaknya. Dengan ikut memantau perkembangan setiap minggunya, orang tua diharap turut memberikan masukan maupun tanggapan. Tujuannya sederhana, demi kemajuan dunia pendidikan dan menghasilkan produk pendidikan yang berkualitas.

‘’Dengan keterlibatan masyarakat, harapannya pendidikan semakin baik dan menghasilkan anak-anak yang berkualitas,’’ pungkasnya. (agi/madiuntoday)

Jaga selalu kesehatan. Terutama, dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.

Artikel Terkait

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

MADIUN – Penyesuaian akses lalu lintas di Kota Madiun terus dilakukan. Rapat koordinasi (Rakor) terkait akses lalu lintas dari dan ke Kota Pendekar kembali digelar, Sabtu (4/4). Bertempat di Dinas Perhubungan Kota Madiun, Rakor menghasilkan sejumlah kebijakan baru....

Don`t copy text!