MADIUN – Pesta demokrasi di Kota Madiun segera terlaksana. Namun sebelum melakukan pencoblosan, masyarakat bisa memantapkan lagi pilihannya dengan menyaksikan debat publik calon kepala daerah yang akan memimpin Kota Madiun lima tahun ke depan.

Pelaksanaan debat publik dijadwalkan pada 21 Juni mendatang mulai pukul 20.00. Seluruh pihak terkait penyelenggaraan pemilu pun semakin memantapkan persiapan.

Debat publik yang akan terlaksana di Asrama Haji Kota Madiun dijaga ketat oleh aparat keamanan. Sekitar 450 personel disiapkan untuk menjaga acara berlangsung secara kondusif. “Hanya undangan yang boleh masuk ke lokasi acara,” tutur Kabag Ops Polres Madiun Kota Kompol Mujo Prajoko saat menghadiri rapat koordinasi debat publik pilkada 2018 di Hotel Amaris, Senin (18/6).

Dalan kesempatan itu, Mujo mengimbau kepada pendukung pasangan calon (paslon) untuk mematuhi aturan. Salah satunya, tidak datang ke lokasi acara jika tidak memiliki ID Card yang disediakan oleh KPU.

Baca juga:   Presiden Resmikan Proyek Palapa Ring, Misi Pemerintah Satukan Indonesia Lewat Internet Tercapai

Pelaksanaan debat publik pilkada 2018 dapat disaksikan melalui siaran langsung kanal Fanpage resmi Pemerintah Kota Madiun, madiuntoday.id, Suara Madiun, RRI, dan Sakti TV. “Daripada ke Asrama Haji tidak bisa masuk, lebih baik nonton dari rumah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Madiun Sasongko menjelaskan bahwa debat publik akan dilaksanakan 5 segmen. Salah satunya, paslon menjawab pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat. Tema yang diangkat adalah pelayanan dasar, kesejahteraan sosial, dan isu-isu perkotaan. “Debat akan dilaksanakan selama dua jam,” ujarnya. (WS Hendro, irs/madiuntoday)