Sebenarnya golongan darah O dan B tidak termasuk langka di Indonesia. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Madiun mengimbau masyarakat untuk mengikuti program donor darah. Khususnya, bagi mereka yang memiliki golongan darah O dan B. Sebab, saat ini kedua golongan darah tersebut menipis dalam stok PMI.

Pelaksana Tugas Pelayanan UTD PMI Kota Madiun Sunarti menuturkan, stok darah mulai menipis sejak bulan puasa Mei-Juni lalu. Tidak banyak masyarakat yang mendonorkan darah pada saat itu. Begitu pula saat Lebaran. ‘’Padahal, permintaan tetap tinggi,’’ tuturnya saat mendampingi kegiatan donor darah di Stasiun Madiun, Selasa (10/7).

Sunarti mengatakan, sebenarnya golongan darah O dan B tidak termasuk langka di Indonesia. Bahkan, banyak masyarakat yang memiliki golongan darah O. Meski demikian, saat ini ketersediaannya semakin menipis. Karena itu, dia berharap partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah dapat meningkat.

Untuk memenuhi kebutuhan, PMI gencar mencari pendonor yang bersedia menyumbangkan darahnya bagi mereka yang membutuhkan. Salah satunya dengan berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh PT KAI (Persero). Khususnya, di DAOP 7 Kota Madiun.

Tak hanya karyawan dan petugas Stasiun Madiun saja, aksi donor darah juga bisa diikuti oleh masyarakat umum. Kegiatan dibuka sejak pukul 08.00 hingga 12.00 berlokasi tepat di depan loket masuk stasiun. Dimulai dari cek kesehatan, tes tensi darah, kadar hemoglobin, dan pengambilan darah langsung di tempat.

Baca juga:   Tidak Perlu Antre, Konsultasi HIV Cukup dari HP

Manajer Humas DAOP 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko menuturkan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin setiap tiga bulan sekali. Sebagai bentuk kepedulian PT KAI (Persero) kepada masyarakat yang membutuhkan. ‘’Selain itu juga mengingatkan kepada karyawan, staf, dan pengunjung untuk melakukan donor darah,’’ terangnya.

Hingga pukul 10.00, jumlah pendonor mencapai 32 orang. Sedangkan, 7 orang di antaranya tidak memenuhi syarat. Namun begitu, antusiasme baik karyawan PT KAI maupun masyarakat cukup tinggi. Ixfan pun optimis dapat mencapai target 40 pendonor. ‘’Kami masih tunggu sampai siang. Masih ada waktu,’’ tandasnya. (WS Hendro, irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.

Share and Enjoy !

Shares