Seorang remaja sedang melakukan tolak peluru. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Gelaran peringatan Hari Jadi Kota Madiun segera berakhir. Kendati begitu, bukan berarti even di kota pecel kosong. Pertandingan dan Pembinaan Prestasi Olahraga antar Pelajar SD, SMP, SM Tingkat Kota menanti setelah ini. Pesta olahraga antar pelajar itu bakal dimulai, Rabu (1/8/2018). Gelaran bakal berakhir, Jumat (10/8/2018).

Kendati belum mulai, persiapan sejumlah peserta mulai terlihat. Seperti kontingen SMPN 13 yang memanfaatkan Stadion Wilis untuk berlatih, Jumat (27/7/2018). Latihan sengaja dilokasi lomba langsung agar atlet mengenal medan.

‘’Hari ini mencoba lapangan sesungguhnya agar anak-anak mengenal kondisi tempat tanding nanti,’’ kata Yudi Winardi, Guru Olahraga SMPN 13 Madiun.

Dia membawa 16 atlet dalam Porkot kali ini. Dua di antaranya perempuan. Yudi menyebut pihaknya nyaris mengikuti semua cabang olahraga (cabor) yang dibuka. Mulai atletik, sepak takraw, basket, catur, pencak silat, karate, renang, dan bulu tangkis.

Beberapa nomor atletik juga diikuti. Mulai lari 100 meter, 400 meter, 1.500 meter, lompat jauh, lempar lembing, dan tolak peluru. Pihaknya hanya tidak mengirim anak didiknya untuk nomor jalan cepat.

Baca juga:   Gelaran O2SN Kota Madiun Usai, Atlet Siap Ukir Prestasi Dikancah Provinsi

‘’Persiapan maksimal baru setelah masuk. Anak-anak lebih banyak persiapan secara mandiri di rumah saat libur panjang kemarin,’’ ujarnya.

Kasi Keolahragaan Disbudparpora Kota Madiun Gamal Arvan Arvandie menyebut terdapat 13 cabor yang dibuka. Mulai, ateltik, senam, renang, pencak silat, tenis lapangan, tenis meja, bulutangkis, catur, sepak takraw, karate, basket, panahan, dan taekwondo. Untuk atletik terbagi dalam beberapa nomor.

Selain itu, gelaran kali ini sedikit berbeda dengan adanya nomor untuk pelajar difabilitas. Yakni, untuk nomor lari cabor atletik. Yudi berharap bakat olahraga pelajar berkebutuhan khusus ini juga terwadahi.

‘’Banyak atlet potensial dari Kota Madiun. Prinsipnya, pemerintah ingin memfasilitasi bakat-bakat tersebut,’’ ungkapnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.