MADIUN – Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan paling baik untuk bayi. Tak heran, setiap ibu bakal berupaya memberikan ASI kepada si buah hati. Beberapa di antaranya yang dapat memproduksi ASI berlebih sengaja disimpan sebagai stok. Bukan hanya untuk bayi sendiri. Tetapi juga disumbangkan kepada bayi lain yang membutuhkan. Seperti yang dilakukan Aliffianti Safiria Ayu Ditta. Warga Kelurahan Pilangbango ini menyumbangkan sebagian ASI-nya untuk bayi orang lain.

‘’Awalnya hanya untuk anak sendiri memang. Tetapi ternyata ada banyak bayi yang membutuhkan ASI di luar sana. Makanya saya sumbangkan,’’ kata ibu satu anak itu.

Ditta mulai menyumbangkan ASI-nya Maret lalu. ASI itu diberikan pada anak temannya di Jogja. Sudah lebih dari 20 kantong ASI miliknya dikirim ke kota gudeg hingga kini. Bahkan, permintaan bertambah. Seorang anak temannya yang lain juga membutuhkan. Total dua anak menjadi anak asuhnya kini. Ditta mengaku tak masalah ASI-nya juga diberikan bayi lain.

‘’Seorang ibu pastinya ingin memberikan ASI ekslusif karena kandungannya terbukti lebih baik dari susu formula manapun. Tetapi terkadang ada banyak faktor yang menghambat,’’ terangnya.

Menjadi ibu asuh ASI tidak datang secara tiba-tiba. Ditta mengaku harus menyetok ASI-nya karena sering keluar kota. Dia memang masih menyelesaikan tesis S2-nya di Solo. Diluar dugaan, stok ASI-nya berlebih. Dia harus membeli lemari pendingin untuk menyimpan ASI-nya. ASI memang baiknya tidak disimpan bersamaan makanan lain. Bisa terkontaminasi.

‘’ASI bisa tahan sampai enam bulan kalau masuk freezer. Selebihnya harus dibuang karena kandungannya sudah menurun. Saya mulai bingung ketika beberapa kantong ASI saya mendekati tanggal kadaluarsa,’’ jelas perempuan 29 tahun itu.

Ditta tidak enak hati langsung menawarkan ASI-nya untuk bayi orang lain. Dia lebih memancing reaksi ibu-ibu lain dengan memasang status ingin membuang beberapa kantong stok ASI-nya di media sosial. Gayung bersambut. Temannya merespon. ASI itu lantas mulai diberikan kepada temannya.

‘’Saya kirim menggunakan styrofoam box melalui jasa bus. Ternyata cukup tahan hingga tujuan,’’ ujar istri Muhammad Andi Saputra Perdana itu.

Baca juga:   Yuk Perhatikan Posisi Bayi Saat Menyusui Agar Tetap Nyaman

Ditta mengaku tidak sembarangan memberikan ASI-nya. Bayi yang diberikan wajib laki-laki. Itu sesuai dengan jenis kelamin anaknya. Sebab, anaknya dan anak orang lain yang mendapat ASI-nya menjadi saudara sepersusuan. Dirinya khawatir bayi-bayi tersebut menjalin hubungan kelak jika lawan jenis. Jelas itu dilarang sesuai kaidah Agama Islam. Dirinya juga menginvetarisir data setiap anak yang mendapatkan ASI-nya.

Bagaimana Ditta menghasilkan ASI berlebih?

Ditta mengaku menikmati masa menyusui. Tentu dengan harus dibarengi dengan tekad kuat untuk memberikan ASI ekslusif pada buah hati. Proses memerah harus dilakukan dengan rileks dan happy. Ditta biasanya melakukan hal disukai ketika memerah. Mulai main handphone, lihat film di laptop atau bermain dengan sibuah hati.

Selain itu, proses memerah harus rutin dan disiplin. ASI-nya biasa diperah setiap tiga sampai empat jam sekali. Tak heran, dia harus bangun tengah malam atau dini hari hanya untuk memerah. Itu membuat produksi ASI-nya berlebih.

‘’Sebaliknya, kalau tidak sering diperah atau disusukan, produksi ASI juga terus menurun. Produksi ASI menyesuaikan dengan permintaan,’’ ungkapnya sembari menyebut pernah memerah di bandara, mobil, mall, bioskop, dan sejumlah tempat umum lain.

Terkait makanan, ibu dari Muhammad Salman Raditya Putra itu mengaku tidak banyak merubah pola makan. Hanya, dia biasanya juga ngemil disela proses memerah. Ditta membutuhkan sekitar 45 menit untuk menghasilkan satu kantong ASI. Nah, biasanya dia berhenti sekitar lima menit di tengah proses untuk makan dan minum. Itu, lanjutnya, menambah produksi ASI-nya.

‘’Dukungan dari lingkungan sekitar juga penting. ASI saya juga tidak keluar lima hari pertama setelah melahirkan. Tetapi tekad dan dukungan kelurga untuk terus menyusui menjadi semangat tersendiri,’’ pungkasnya sembari menyebut semangat menyusui untuk memberikan makan buah hati bukan mengisi lemari. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dan jauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.