MADIUN – Pada 17 Agustus ini, Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Semangat kemerdekaan harus terus menyala pada setiap generasi muda. Karena perjuangan untuk membangun bangsa masih panjang. Berikut ucapan dan harapan dari diaspora Kota Madiun untuk Indonesia.

Semoga kemerdekaan tahun ini bisa saling mempererat persaudaraan antar sesama kita bangsa Indonesia.

Antoni (Ansan-si, Korea Selatan)
‘’Dirgahayu Republik Indonesia ke-73. Semoga ke depannya generasi muda Indonesia kita bisa lebih meningkatkan kualitas sdm dan sda untuk bisa bersaing di era globalisasi ini agar tidak tertinggal dengan negara-negara lainnya. Semoga kemerdekaan tahun ini bisa saling mempererat persaudaraan antar sesama kita bangsa Indonesia.’’

Seluruh pemuda Indonesia harus berkemauan untuk terus menerus belajar.

Mahayu Firsty Ramadhani (Munchen, Jerman)
‘’ Dirgahayu ke-73 Republik Indonesia. Perjuangan untuk menjadi bangsa yang besar kini adalah dengan melawan kebodohan. Seluruh pemuda Indonesia harus berkemauan untuk terus menerus belajar, memperoleh pengetahuan sebanyak-banyaknya, dan mengembangkan keterampilan untuk menjadi bangsa yang cerdas dan terampil dalam menghadapi bonus demografi 2030.’’

Baca juga:   Mencuci Bendera untuk Menularkan Semangat Nasionalisme
Semoga kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat merata dari Sabang sampai Merauke.

Eduard Tedjo Kusumo (Tembagapura, Papua)
‘’Selamat HUT Republik Indonesia ke-73 tahun. Semoga Indonesia semakin maju di segala bidang. Semoga kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat merata dari Sabang sampai Merauke.’’

Harapanku untuk Indonesia semoga lebih maju secara pemikiran.

Andy Rizky (Taoyuan City, Taiwan)
‘’Selamat ulang tahun untuk Indonesia yang ke-73 tahun. Harapanku untuk Indonesia semoga lebih maju secara pemikiran, kemampuan, kecerdasan, teknologi, ekonomi, peradaban, sosial, dan lebih banyak membuka lapangan pekerjaan untuk warga pribumi.’’

Selalu jaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi narkoba, miras, dan rokok ilegal. Mulai rokok polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Dengan membayar cukai sesuai aturan berarti turut berkontribusi pada negara dan masyarakat.