Cuaca Lebih Panas? Ini Penjelasan BMKG

Di Posting Oleh madiuntoday

3 Oktober 2018

MADIUN – Beberapa hari ini cuaca di Kota Madiun terasa lebih panas dari biasanya. Bahkan, di malam hari pun tak banyak perbedaan. Hawa panas menyebabkan tubuh semakin gerah. Padahal, akhir bulan lalu sempat turun hujan. Meski tak lebat.

Berdasarkan pantauan BMKG suhu di Kota Madiun saat ini antara 21 – 36 derajat celcius. Dengan kecepatan angin rata-rata 28 km/jam pada siang hari dan 9 km/jam pada malam hari. Kelembaban 35 persen di siang hari dan 80 persen di malam hari. ‘’Kondisi ini masih normal,’’ tutur Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Taufiqhermawan, Selasa (2/10).

Dari data tersebut dapat dipastikan bahwa cuaca di Kota Madiun dalam keadaan cerah. Namun, bukan itu saja. BMKG juga menyatakan bahwa prakiraan awal musim hujan 2018/2019 mundur hingga November mendatang. Padahal, biasanya musim hujan turun pada bulan September.

Terik di Kota Madiun (wshendro – madiuntoday)

Dalam rilis BMKG Provinsi Jatim 26 September lalu, Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Malang Anung Suprayitno memaparkan bahwa hal ini normal terjadi. Awal musim hujan 2018/2019 umumnya diprakirakan sama hingga mundur satu dasarian dari rata-ratanya. ‘’Sedangkan, prakiraan puncak musim hujan terjadi umumnya di bulan Januari-Februari 2019,’’ ungkapnya.

Karena itulah, bulan Oktober menjadi masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan dan cuaca pun lebih panas. Namun, tidak ekstrim. Meski demikian, masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga kesehatan selama masa peralihan.

Sementara itu untuk menyambut musim penghujan, Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya Mohammad Nurhuda mengimbau masyarakat agar waspada. Terutama, pada potensi cuaca ekstrim seperti angin kencang, puting beliung, petir, dan hujan lebat. Serta, berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin.

‘’Untuk itu masyarakat diharapkan bijak dalam menyambut musim hujan dengan persiapan yang matang. Salah satu contohnya dengan membersihkan selokan yang mampet agar terhindar dari banjir dan memangkas pohon yang sudah rapuh agar aman ketika terjadi angin kencang,’’ ujarnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakcukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#DBHCHT_2018

Artikel Terkait

Don`t copy text!