JAKARTA – Pemerintah Kota Madiun dinilai berhasil mengelola air bersih dan sanitasi bagi masyarakat. Atas pencapaian itu, Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan khusus. Yakni, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan.

Pemberian penghargaan berlangsung di Auditorium Siwabessy, Gedung Prof Sujudi, Kementerian Kesehatan RI Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Kamis (18/10). Hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto dan Kepala Dinas Kesehatan KB Kota Madiun dr. Agung Sulistya Wardani.

Penghargaan STBM diberikan kepada daerah yang telah mencapai 100 persen pilar STBM. Kota Madiun merupakan salah satu daerah yang dianggap pantas mendapatkan penghargaan STBM kategori pertama. Yaitu, wilayah yang warganya sudah 100 persen tidak BAB sembarangan. Atau, open defecation free (ODF).

Penghargaan STBM Berkelanjutan merupakan penghargaan berjenjang dengan 5 kategori. Yakni, kategori STBM Eka Pratama diberikan kepada daerah yang memenuhi 1 pilar STBM. Kemudian, STBM Dwi Pratama bagi daerah yang memenuhi 2 pilar STBM.

Selanjutnya, STBM Eka Madya bagi yang memenuhi 3 pilar STBM, STBM Dwi Madya untuk daerah yang memenuhi 4 pilar STBM, dan STBM Utama bagi daerah yang memenuhi 5 pilar STBM.

Dengan demikian, Kota Madiun termasuk yang mendapatkan penghargaan STBM Berkelanjutan kategori Eka Pratama.

Hingga Oktober 2018, tercatat ada 23 kabupaten/kota dan 1 provinsi yang telah mencapai 100 persen warganya tidak BAB sembarangan. Sementara, untuk pilar 2 sampai 5 sudah ada daerah yang menerapkan. Namun, belum ada yang berhasil mencapai 100 persen. Hal ini berdasarkan data e-monev STBM.

“Hampir seluruh kabupaten dan kota di Indonesia telah melaksanakan pemicu STBM. 23 kabupaten/kota serta 1 provinsi ini telah lebih dahulu mencapai ODF. Itu adalah sebuah prestasi yang tidak hanya perlu diapresiasi, namun dapat pula menjadi pembelajaran bagi kabupaten dan kota serta provinsi lain untuk dapat melaksanakannya,” ujar Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes dr. Kirana Pritasari, MQIH.

Baca juga:   Songsong 2019, KPRI Karya Madya Kencana Gelar Rapat Rencana Kerja

Selain Kota Madiun, daerah lainnya yang mendapatkan penghargaan ini adalah Sukoharjo, Karanganyar, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Wonogiri, Boyolali, Grobogan, Ngawi, Pacitan, Magetan, Pare-Pare, Banda Aceh, Gunung Kidul, Bantul, Sleman, Yogyakarta, Sumbawa Barat, Alor, Kupang, Lamongan, Kulonprogo, dan Pringsewu.

Sedangkan, provinsi yang berhasil mendapatkan penghargaan STBM Berkelanjutan Eka Pratama adalah DIY Yogyakarta.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM menuturkan bahwa sanitasi dan perilaku kebersihan yang buruk dan air minum yang tidak aman menjadi penyebab banyaknya kematian anak akibat diare di seluruh dunia.

Tak hanya itu, sanitasi yang buruk juga dapat mengakibatkan stunting. Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menyatakan 1 dari 3 anak Indonesia menderita stunting. Akses terhadap sanitasi yang baik berkontribusi dalam penurunan stunting sebesar 27 persen.

Selain masalah kesehatan, sanitasi yang buruk juga berdampak pada ekonomi negara. Indonesia mengalami kerugian ekonomi sebesar 56,7 triliun per tahun akibat kondisi sanitasi yang buruk untuk membayar ongkos pengobatan dan akomodasi.

Karena itu, Pemerintah Indonesia menjadikan perbaikan sanitasi dan air bersih menjadi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang harus dicapai.

“Sanitasi dan air bersih merupakan tujuan ke-6 dari tujuan pembangunan berkelanjutan. Sanitasi dan air bersih adalah kebutuhan dasar yang meliputi air minum, hygiene dan sanitasi, kualitas air, efisiensi penggunaan air, dan pengelolaan sumber air,” terangnya.

Untuk itu, Nila memberikan penghargaan terhadap daerah yang berhasil mengelola sanitasi dan air bersih dengan baik. Harapannya, hal ini dapat menjadi penyemangat bagi mereka untuk semakin lebih baik lagi ke depannya. ‘’Pemberdayaan masyarakat menjadi kunci utama untuk mewujudkan STBM karena masyarakat selain sebagai obyek juga menjadi pelaku higiene dan sanitasi,’’ tandasnya. (ws hendro/irs/farid/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun