Pemeriksaan dimulai dari ruang gudang di ujung barat deretan ruang kelas 8 tersebut. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Penyelidikan penyebab kebakaran sejumlah ruang kelas SMPN 12 Kota Madiun berlanjut. Kali ini, tim laboratorium forensik (Labfor) Polda Jatim turun gunung untuk memeriksa. Sejumlah titik di lokasi kejadian diperiksa. Sejumlah sampel dibawa. Tujuannya, mencari penyebab kebakaran yang menghanguskan tiga ruang kelas dan satu gudang tersebut.

‘’Saat ini kami tengah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) lanjutan bersama tim Labfor Polda Jatim. Hasil pemeriksaan ini diharap dapat memberikan kejelasan penyebab kebakaran,’’ kata Kasat Reskrim Polres Madiun Kota Logos Bintoro, Kamis (1/11).

Pemeriksaan dimulai dari ruang gudang di ujung barat deretan ruang kelas 8 tersebut. Bagian gudang ini memang mengalami kerusakan paling besar. Bekas kebakaran hingga menyentuh kayu kusen pintu dan jendala. Kerusakan di titik ini tidak begitu besar di titik lain. Namun, pihaknya ogah keburu mengambil keputusan asal api dari gudang arsip tersebut.

‘’Ini masih dalam pemeriksaan. Hasilnya, tentu menunggu pemeriksaan Labfor,’’ imbuhnya.

Informasi yang didapat madiuntoday, gudang tersebut memang berisi bahan mudah terbakar. Merupakan tempat penyimpanan arsip dokumen berupa kertas. Jumlahnya cukup banyak. Sekitar dua rak. Selain itu, terdapat sejumlah barang elektronik bekas dalam kondisi rusak. Mulai komputer dan ac. Tak heran, jika api kebakaran cukup besar hingga ke sejumlah ruang kelas di sebalah timur gudang.

Baca juga:   Lupa Matikan Kompor, Tumpukan Rosok hingga Atap Rumah Habis Dilalap Si Jago Merah

Logos menyebut ada beberapa sampel yang dibawa. Mulai kayu bekas terbakar hingga potongan kabel. Penyebab kebakaran memang dapat diketahui dari bekas benda-benda yang terbakar. Kabel misalnya. Kabel yang terkena panas dari dalam akan meninggalkan bekas tersendiri. Bekas bakar seperti ini dapat disimpulkan terjadi konsleting pada awalnya. Begitu juga sebaliknya. Kebakaran dapat disimpulkan bukan dari konsleting jika bekas bakar yang tertinggal menunjukkan indikasi terkena panas dari luar.

‘’Ini hanya sebagai salah satu indikasi. Kesimpulan kebakaran baru dapat dipastikan setelah semua hasil pemeriksaan termasuk sejumlah saksi selesai dilakukan,’’ pungkasnya sembari menyebut sudah memeriksa tiga orang saksi termasuk kepala sekolah. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#DBHCHT_2018