MADIUN – Hukum tak hanya berlaku bagi orang dewasa saja. Tetapi, juga terhadap anak-anak. Karena itu, penanaman pemahaman terkait hukum perlu dilakukan sejak dini. Sehingga, ke depannya semakin mengurangi jumlah anak-anak yang terlibat kasus hukum.

Upaya memberikan pemahaman terhadap anak-anak terkait hukum dilakukan oleh Pemkot Madiun. Melalui Bagian Hukum, penyuluhan terlaksana di Ballroom The Sun Hotel, Senin (5/11). ‘’Kami tidak rela anak-anak sebagai generasi bangsa pemegang estafet kepemimpinan ini tidak tahu aturan,’’ tutur Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat memberikan sambutan dalam kegiatan itu.

Menurut Sugeng, Kota Madiun termasuk daerah yang tidak memiliki sumber daya alam. Karena itu, hanya sumber daya manusianya yang bisa diandalkan. Untuk menunjang hal itu, Pemkot Madiun pun berupaya meningkatkan kompetensi masyarakatnya. Bahkan, sejak usia dini.

Sebagai negara hukum, kehidupan manusia di Indonesia diatur dalam empat kaidah atau norma. Yakni, agama, hukum, kesusilaan, dan kesopanan. Hal inilah yang harus dipahami dan terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. ‘’Kalau tidak menaati aturan, itu namanya pendusta,’’ tegasnya.

Baca juga:   Puncak HUT Korp Brimob Ditutup Manis dengan Upacara dan Panggung Prajurit

Untuk itu, Sugeng mengimbau kepada para peserta Penyuluhan Hukum Bagi Pelajar SMA/SMk Negeri dan Swasta di Kota Madiun 2018 untuk senantiasa menaati peraturan yang berlaku. Serta, menjalankan kehidupan sehari-hari dengan baik.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Pemkot Madiun Budi Wibowo menjelaskan, kegiatan penyuluhan hukum berlangsung selama 12 hari dengan peserta yang berbeda-beda. Yakni, siswa-siswi dari 6 SMA negeri di Kota Madiun, 5 SMK negeri, dan satu sekolah swasta. ‘’Setiap hari masing-masing ada 160 peserta,’’ ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, ada tiga narasumber yang hadir memberikan materi. Yaitu, Kasi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kota Madiun Moh. Hambaliyanto, Kasubbag Hukum Polres Madiun Kota AKP Suprayogi, dan Relawan Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Madiun Retno Iswati.

‘’Kami berharap, tidak ada lagi kasus-kasus bullying dan kenakalan remaja di Kota Madiun. Karena itu, pemahaman hukum perlu ditanamkan sejak dini. Supaya, menciptakan generasi muda yang taat terhadap aturan,’’ tandasnya. (Rahmad/irs/iko/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun