Pemkot Tunggu Kebijakan Pemerintah Pusat

Di Posting Oleh madiuntoday

7 November 2018

MADIUN – Para peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Madiun 2018 nampaknya harus bersabar menunggu hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terlaksana 26-28 Oktober lalu. Hingga saat ini Pemkot Madiun masih menanti pengumuman lebih lanjut dari Pemerintah Pusat.

Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto menuturkan, berdasarkan hasil SKD beberapa waktu lalu memang didapati nilai peserta CPNS 2018 yang kurang memuaskan. Banyak di antara mereka yang meraih nilai di bawah standar passing grade yang telah ditentukan dalam Permen PANRB No. 37/2018 tentang nilai ambang batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

‘’Kalau tetap menggunakan standar passing grade, banyak formasi yang tidak bisa terisi,’’ ungkapnya saat diwawancara, Rabu (7/11). Meski demikian, Rusdiyanto menjelaskan bahwa dalam hal ini pemkot tidak memiliki wewenang apapun. Keputusan kembali diserahkan ke Pemerintah Pusat.

Saat ini, seluruh nilai para peserta SKD CPNS 2018 Kota Madiun telah dilaporkan melalui Kantor Regional II BKN Surabaya. Selanjutnya, pemkot menunggu keputusan yang diambil oleh Pemerintah Pusat.

Terkait daerah lainnya yang mengajukan sistem peringkat dalam menentukan peserta yang lolos SKD CPNS, Pemkot Madiun tidak akan mengikuti hal serupa. Sebab, menurut Rusdiyanto, hal ini dapat menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. ‘’Tentu kami tidak menginginkan hal itu. Sebab, pasti ada yang merasa dirugikan dan diuntungkan dengan sistem itu,’’ paparnya.

Padahal, lanjut Rusdiyanto, seleksi CPNS 2018 ini Pemkot Madiun telah menetapkan standar tinggi untuk IPK pendaftar. Yakni, minimal 3,00 untuk semua formasi. ‘’Karena itu kami sampaikan saja hasilnya ke pusat. Biar pemerintah pusat yang menyikapi,’’ tegasnya.

Terkait jadwal Seleksi Kompetensi Bidang, Rusdiyanto mengaku belum mendapatkan informasi tentang pelaksanaannya. Apalagi, saat ini SKD CPNS yang berlangsung di Wisma Haji Kota Madiun belum berakhir. Masih ada daerah lainnya yang belum selesai melaksanakan tes tersebut.

‘’Tentunya saat ini pemerintah pusat masih menggodok permasalahan itu. Sejak awal memang jadwal tes tentatif sekali. Kita tunggu saja,’’ tandasnya. (agi/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakcukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#DBHCHT_2018

Artikel Terkait

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

MADIUN – Penyesuaian akses lalu lintas di Kota Madiun terus dilakukan. Rapat koordinasi (Rakor) terkait akses lalu lintas dari dan ke Kota Pendekar kembali digelar, Sabtu (4/4). Bertempat di Dinas Perhubungan Kota Madiun, Rakor menghasilkan sejumlah kebijakan baru....

Don`t copy text!