MADIUN – Menjelang masa pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019 mendatang. Pemerintah Kota, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Menggelar rapat koordinasi tim penanganan konflik sosial se Kota Madiun, pada Jum’at (23/11).

Dengan mengusung tema sinergitas tim terpadu penanganan konflik sosial guna meningkatkan keamanan dan kondusifitas Kota Madiun, menjelang penyelenggaraan pileg dan pilpres 2019.

Giat yang dilaksanakan di Gedung Diklat Kota Madiun tersebut, menghadirkan 170 orang peserta yang berasal dari seluruh anggota tim terpadu penanganan konflik sosial se kecamatan dan Kota Madiun.

Walikota Sugeng Rismiyanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam penyelenggaraan pileg dan pilpres, pasti rawan akan gesekan sosial. Dengan adanya rakor ini, diharapkan dapat menjadikan Kota Madiun aman dan kondusif.

Hal tersebut, lanjutnya, merupakan tanggung jawab bersama. Selain itu menjadi harapan bersama untuk senantiasa meminta segenap elemen masyarakat agar menjaga sinergitas yang kuat dengan adanya giat seperti ini.

Baca juga:   Bertemu BP Batam dan Kemenkominfo, Walikota Madiun Siapkan Sarpras Smart City

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Bakesbangpol L. Darmawan, mengatakan bahwa giat ini adalah salah satu upaya untuk memberikan koordinasi dan terjalin sinergitas antar tim terpadu penanganan konflik sosial.

“Harapan tentunya persiapan pileg dan pilpres berjalan aman tertib dan bermartabat,” tegasnya. (dhevit/kus/iko/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun