MADIUN – Mutasi atau promosi jabatan dalam suatu instasi merupakan hal wajar. Tujuannya beragam. Salah satunya, optimalisasi produktifitas dan penyegaran guna peningkatan kinerja. Selain itu, juga sebagai media pengembangan karier pejabat yang bersangkutan.

Seperti yang disampaikan Lydia Kurniawati Christiyana mantan Kepala KPPN Madiun bersama jajarannya saat berkunjung ke Balaikota Madiun, Senin (26/11). Kedatangan Lidya sekaligus untuk permohonan diri kepada Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto serta Sekretaris Kota madiun Rusdiyanto karena dipindahtugaskan. Lidya kini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi NTT.

‘’Sinergi kita dengan pak walikota khususnya Pemerintah Kota Madiun sudah terjalin bagus. Saya harus menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama yang baik selama ini,’’ ujarnya.

Baca juga:   Trenggalek-Ngawi Soal LPSE, Pemkab Bojonegoro Datang Terkait Videotron

Lidya berharap Kepala KPPN Madiun yang baru segera menyesuaikan diri. Selalu bersinergi dengan Pemerintah Kota Madiun. Tujuannya, bersama membangun negeri.

‘’Bagaimanapun keadaannya, pemerintah pusat selalu berkoordinasi serta bersinergi dengan pemerintah daerah. Ini penting karena membangun negeri tidak bisa dilakukan secara parsial. Harus dilaksanakan bersama-sama. Tujuannya, agar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,’’ tuturnya.

Terkait, pelaksanaan anggaran di Kota Madiun, khususnya pada instansi vertikal, Lidya menyebut kinerjanya sudah on the track dengan serapan mencapai angka 82 persen.

KPPN juga akan segera berkoordinasi dengan BPKAD untuk mempersiapkan alokasi diangka fisik pada tahun 2019 mendatang. (lucky/tia/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun