MADIUN – Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto kembali mengadakan kunjungan kerja (kunker), Kamis (29/11). Kali ini, salah satu tujuannya adalah Kelurahan Kelun Kota Madiun.

Bertempat di Balai RW 2 RT 8 Jalan Sedono, kegiatan kunker bertujuan untuk menjalin komunikasi antara pemkot dan masyarakat di wilayah kelurahan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sugeng mengimbau kepada masyarakat untuk dapat menyusun perencanaan pembangunan di wilayahnya. “Perencanaan dilakukan satu tahun sebelumnya. Kalau 2018, berarti usulan dilakukan 2017,” tegasnya.

Karena itu, dalam mengajukan usulan tersebut warga diminta untuk benar-benar kritis demi kemajuan wilayahnya. Usulan yang diajukan juga harus berdasarkan kebutuhan masyarakat secara umum dan disetujui bersama.

Namun, Sugeng mengatakan, tidak semua usulan dapat diterima. Hal inilah yang menjadi tugas lurah untuk menyampaikan kepada warganya penyebab tidak disetujuinya sebuah usulan. Sehingga, masyarakat dapat mengerti pokok permasalahannya. “Semua harus transparan. Usulan juga harus sesuai aturan,” ujarnya.

Sugeng menegaskan, kedaulatan ada di tangan rakyat. Karena itu, pembangunan dilakukan atas usulan dari masyarakat ke pemerintah. Harapannya, proses pembangunan bisa sesuai dengan kebutuhan warga dan tepat sasaran.

Baca juga:   Sambangi Manisrejo, Walikota Imbau Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2019

Sementara itu, Lurah Kelun Sucipta menyampaikan laporan terkait program pembangunan fisik dan non fisik di wilayahnya. Antara lain, perbaikan jalan, pengaspalan, pavingisasi, hingga jumlah penerima bantuan. Baik dari pemkot maupun pemerintah pusat. (Dhevit/irs/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun