Sudah 22 Berkas Masuk, Pendaftaran Sopir Bus ASG Ditutup Besok

Bus yang masih dalam proses pengecatan.

MADIUN – Rekrutmen sopir program Angkutan Sekolah Gratis (ASG) Pemkot Madiun cukup diminati. Buktinya, sudah ada 22 berkas pelamar yang masuk sejak kali pertama dibuka, Senin (3/12) lalu. Padahal, hanya lima sopir yang dibutuhkan. Jumlah pelamar diprediksi masih akan bertambah di hari terakhir pendaftaran besok, Jumat (7/12).

‘’Minat masyarakat cukup tinggi. Sudah ada 22 pelamar yang mendaftar. Padahal syaratnya cukup ketat,’’ kata Staf Perencanaan Dishub Ahmad Luthfi Prastyo, Kamis (6/12).

Bukan hanya ber-KTP Kota Madiun, pelamar wajib memiliki SIM B1 Umum. Tinggi badan juga menjadi kriteria tersendiri. Pelamar wajib memiliki tinggi badan minimal 165 sentimeter. Mereka yang melamar tentu sudah memperhitungkan ini. Belum sejumlah persyaratan lain. Luthfi menyebut berkas pelamar masih dapat diterima hingga pukul 15.00 besok.

‘’Sesuai jadwal, pengumuman masih kami buka hingga besok. Yang berminat silahkan mencoba,’’ ujarnya.

Ilustrasi bus saat sudah jadi. Klik untuk memperbesar.

 

Tahap selanjutnya seleksi administrasi. Mereka yang lolos dapat mengikuti tes seleksi pada 12 Desember. Pengumumannya sehari kemudian. Peserta yang lolos tahap ini berhak mengikuti tes wawancara yang dilaksanakan pada 14 Desember. Sedang, pengumuman tes wawancara pada 17 Desember. Lima sopir yang diterima bakal mengemudikan tiga bus angkutan sekolah. Rencananya dimulai 2019 mendatang. Luthfi menyebut Januari 2019 mendatang ditargetkan sudah dapat dilakukan uji coba.

Baca juga:   Apresiasi Pembayaran PBB Tepat Waktu, Pemkot Gelar Undian Berhadiah

‘’Seleksi menggunakan sistem gugur. Seluruh pelaksanaan seleksi dilaksanakan di Kantor Dishub,’’ ungkapnya sembari menyebut seluruh proses rekrutmen tidah dipungut biaya alias gratis.

Persiapan bukan hanya sebatas calon sopir. Namun, juga armadaya. Ketiga bus saat ini sedang dalam tahap pemesanan. Pun, sudah 80 persen lebih. Saat ini, lanjutnya, tengah pengecatan bodi. Armada diprediksi siap bulan ini. Selain itu, trayek juga tengah digodok. Rute tentu saja melewati kawasan sekolah di Kota Madiun. Baik itu sekolah negeri maupun swasta. Pelajar dapat memanfaatkan bus ini secara gratis kelak.

‘’Program ini ditargetkan mulai jalan sekitar Februari 2019 nanti. Prinsipnya ini untuk peningkatan pelayanan pendidikan dibidang transportasi. Semoga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,’’ pungkasnya. (agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#DBHCHT_2018