Kunker Selesai, Walikota Imbau Jaga Kondusifitas Pileg dan Pilpres

Di Posting Oleh madiuntoday

13 Desember 2018

MADIUN – Rangkaian kujungan Kerja (Kunker) Walikota Madiun tahun ini akhirnya usai. 27 kelurahan di tiga kecamatan rampung dikunjungi walikota bersama rombongan. Kelurahan Kuncen menjadi kelurahan terakhir rangkaian panjang kunjungan kerja Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto tersebut.

Berbagai hal mengemuka. Salah satunya, terkait perhelatan pesta demokrasi yang bakal digelar 2019 mendatang. Masyarakat khususnya warga Kelurahan Kuncen diharap turut menjaga kondufitas. Paling tidak di lingkungan Kelurahan Kuncen. Sebab, lingkup kelurahan merupakan integral dari sebuah daerah hingga Negara Kesatuan Indonesia (NKRI).

‘’Pemilu 2019 merupakan pemanasan terakhir menuju pesta demokrasi serentak di 2024. Masyarakat Indonesia akan melaksanakan tujuh pemilihan sekaligus secara langsung,’’ terangnya saat kungker, Kamis (13/12).

Yakni, bupati/walikota, gubernur, wakil di DPRD, DPD, dan DPR RI serta presiden dan wakil presiden. Walikota berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas. Ketika muncul indikasi pelanggaran, walikota mengajak untuk diselesaikan secara represif. Jangan saling melaporkan antar warga yang pilihannya berbeda. Sesama masyarakat harus saling mengingatkan sebelum konflik sosial terjadi. Jika terpaksa dapat dilaporkan kepada penyelenggara pemilu.

‘’Ada tim Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) yang menampung laporan kalau terjadi pelanggaran aturan pileg dan pilpres nanti. Jangan main hakim sendiri atau yang dapat menimbulkan kerawanan,’’ ungkapnya.

Masyarakat diharap tidak mudah terpancing dengan isu-isu politik. Tim Gakkumdu yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan, dan panwaslu memastikan akan segera menindak.

‘’Kalau saling menghormati, toleransi, dan segera mengambil tindakan sesuai aturan, kondusifitas Kota Madiun pastinya dapat terjaga dengan baik,’’ imbuh Kapolres Kota Madiun AKBP Nasrun Pasaribu.

Kepala Hukum Lanud Iswahjudi Letkol Sus Heri Krisdianto menuturkan keamanan merupakan tugas bersama. Kondisi Kota Madiun yang aman terkendali sejauh ini berkat kerjasama tiga pilar dan seluruh elemen masyarakat. Situasi daerah aman, tentram, dan kondusif wajib terus terjaga hingga pileg dan pilpres nanti. ‘’Dengan sinergitas tiga pilar plus ini optimis pemilu dapat terselenggara dengan lancar, aman, dan damai,’’ ungkapnya.

Hal senada diungkapkan perwakilan Kodim 0803 dan Kejaksaan Negeri (kejari) Kota Madiun. Masyarakat baiknya menggunakan hak pilih sesuai hati nurani. Tidak perlu terpengaruh kanan-kiri. Setiap pelanggaran bakal diproses. Siapapun yang melanggar bisa terjerat hukum. Mulai peseorangan, peserta, pengawas, dan badan usaha yang terlibat didalamnya. Semua sebagai upaya penegakan demokrasi yang semakin baik. Harapannya, masyarakat memiliki kedaulatan penuh untuk pemimpinnya sesuai hati nurani. (devit/adit/diskominfo)

#100TahunKotaMadiun
#KotaMadiunKarismatik
#IndonesiaBicaraBaik

Artikel Terkait

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

MADIUN – Uji coba pemberlakuan dua arus di Jalan A Yani mulai dijalankan, Sabtu (24/10) sore. Pemberlakuan bakal dimulai pukul 17.00. Pengendara dari Jalan Pahlawan sebelah utara Patung Pecel bisa berbelok ke kanan menuju Jalan A Yani. Artinya, tidak harus lurus ke...

Don`t copy text!