Fasilitas Rusunawa Gratis Hingga Serah Terima, 5 KK Huni Mulai Hari Ini

Di Posting Oleh madiuntoday

14 Desember 2018

MADIUN – Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Kota Madiun mulai ditempati, Jumat (14/12). Lima keluarga sudah menempati sejak hari pertama pindahan. Pemkot menargetkan sebelum sebelum lewat tahun ini ke 52 keluarga yang menyatakan siap menempati sudah menghuni kamar masing-masing.

‘’Untuk pindahan sudah ada kesepatan dengan calon penghuni. Dari situ kami susun jadwalnya. Untuk hari ini ada lima KK,’’ kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Madiun Soeko Dwi Handiyanto, Jumat (14/12).

Boyongan dimulai pukul pagi. Pindahan difasilitasi penuh Pemkot Madiun melalui Disperkim setempat. Petugas menjemput warga ditempat asal menggunakan pikap. Namun, ada juga yang pindah secara mandiri. Beragam barang menemani pindahan. Mulai peralatan dapur, pakaian hingga peralatan elektronik. Namun, penghuni dilarang membawa peralatan yang sudah disediakan di rusunawa .Di antaranya, lemari, kursi, meja, kasur, hingga tempat tidur.

‘’Kami mengikuti keinginan penghuni. Ingin pindah secara mandiri atau menggunakan fasilitas pemkot. Prinsipnya kami siap membantu,’’ imbuhnya sembari menyebut lima penghuni yang pindah hari ini dulunya menempati aset pemkot di daerah kali bantaran.

Penghuni, lanjutnya, tidak dipungut biaya sewa sementara ini. Artinya, mereka dapat menikmati fasilitas secara gratis. Itu lantaran Rusunawa belum diserahterimakan ke Pemkot Madiun. Rusunawa di Kelurahan Nambangan Lor, Manguharjo itu memang proyek pemerintah pusat. Serah terima masih dalam proses. Namun, kunci sudah diserahkan. Harapannya, rusun segera dapat dimanfaatkan seperti sekarang ini.

‘’Memang diharap segera dapat dimanfaatkan. Tetapi aturannya (Perda) menyebut uang sewa baru setelah serah terima. Jadi sementara fasilitas dapat ditempati secara gratis,’’ ungkapnya.

Ini tentu menjadi keutungan tersendiri bagi penghuni. Sebab, mereka dapat fasilitas kelas wahid secara cuma-cuma. Rusunawa memang menyuguhkan fasilitas bak hotel berbintang. Mulai perabot hingga kamar mandinya yang menggunakan shower. Proses pindahan dilakukan secara bertahap. Bukan hanya mereka yang menempati aset daerah. Namun, juga masyarakat yang menyewa aset pribadi dengan kondisi tak layak. Keselamatan menjadi pertimbangan lain.

‘’Ada beberapa masyarakat yang masih sewa dengan kondisi memprihatinkan. Dapat roboh. Apalagi musim penghujan seperti sekarang ini. Makanya ini kami dahulukan,’’ ujarnya.

Bagaimana dengan lainnya?

Soeko menyebut dua Rusunawa lain bakal dibangun ke depan. Yakni, di sebelah timur dan selatan bangunan sekarang. Kawasan rusunawa akan berbentuk U. Jika bangunan seperti yang pertama, berarti akan ada 120 lebih kamar. Jumlah ini cukup menampung masyarakat Kota Madiun yang masih menempati aset daerah maupun yang masih menyewa dengan kondisi memprihatinkan.

‘’Ini dilakukan secara bertahap. Prinsipnya, pemerintah tidak asal menggusur tanpa solusi kendati mereka menempati aset daerah,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Jaga terus kesehatan dan jangan racuni tubuhmu dengan narkoba, miras, serta rokok. Tapi bagi kalian yang merokok, jangan beli rokok yang illegal ya. Merugikan negara dan masyarakat. Sebagian dana cukai dari rokok legal dikembalikan kepada masyarakat. Salah satunya, untuk pelatihan keterampilan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. So, jadi pembeli yang bijak ya.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2018

Artikel Terkait

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

Jalan A Yani Jadi Dua Arah, uji Coba Dimulai Sore Ini

MADIUN – Uji coba pemberlakuan dua arus di Jalan A Yani mulai dijalankan, Sabtu (24/10) sore. Pemberlakuan bakal dimulai pukul 17.00. Pengendara dari Jalan Pahlawan sebelah utara Patung Pecel bisa berbelok ke kanan menuju Jalan A Yani. Artinya, tidak harus lurus ke...

Don`t copy text!