Total terdapat 18.970 keping e-KTP invalid yang tercatat di Kota Madiun. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Gelaran Pileg dan Pilpres 2019 kian dekat. Tahapan kampanye sudah berlangsung. Masyarakat yang sudah memiliki hak pilih diharapkan berpartisipasi. Terutama saat pemilihan nanti. Masyarakat cukup membawa formulir C6 dan KTP elektronik (e-KTP) untuk mendapatkan surat suara di TPS. Bahkan, cukup membawa KTP jika belum tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT). Tak heran, KTP menjadi piranti penting dalam proses pemungutan nanti. Salah-salah dapat berpotensi kerawanan pelanggaran.

‘’Kami mengapresiasi langkah pemusnahan KTP invalid ini. Ini langkah yang tepat dari Pemerintah Kota Madiun,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu saat pemusnahan KTP invalid di halaman kantor Disdukcapil Kota Madiun, Jumat (28/12).

Total terdapat 18.970 keping e-KTP invalid yang tercatat di Kota Madiun. Pemusnahan dilakukan secara bertahap. Sebanyak, 3.418 keping di antaranya sudah dimusnahkan 14 Desember lalu. Sisanya, dimusnahkan serentak hari ini. Nasrun menyebut pemusnahan bakal memudahkan pihaknya dalam bertugas. Terutama urusan data seseorang.

‘’Artinya, penyalahgunaan data kependudukan dapat semakin terminimalkan setelah adanya pemusnahan ini. Harapanya, tidak muncul masalah terkait data penduduk. Artinya, oknum yang ingin mengambil kesempatan dari sisi ini semakin sulit,’’ ungkapnya.

Baca juga:   Empat Pemuda Jambret Perhiasan Belasan Perempuan Tua

Validitas data kependudukan menjadi hal penting. Terutama dalam tahun politik seperti saat ini. Sebab, berkaitan dengan jumlah pemilih. Tentu menjadi rawan lantaran pemilih menjadi objek dalam pesta demokrasi. Suaranya menjadi rebutan yang sedang bertarung. Makanya, data harus valid. Salah-salah dapat menjadi materi konflik. Ini bisa berdampak luas hingga konflik sosial. Keamanan menjadi taruhan. Padahal, keamanan menjadi pondasi dasar segala urusan.

‘’Keamanan ini tanggung jawab bersama. Segala potensi yang mengancam keamanan harus segera terantisipasi. Kami berharap masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban agar kondusifitas juga terus terjaga,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2018