Rambu larangan parkir mempertegas area sekeliling Plaza Lawu yang tidak boleh untuk parkir kendaraan. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Kejengahan masyarakat Kota Madiun akibat parkir liar yang berada di kawasan utara Plaza Lawu atau di Jalan Kalimantan sisi barat, sirna. Pasalnya pada Selasa (8/1) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun telah melakukan penertiban di kawasan yang sering memicu terjadinya kemacetan tersebut dengan pemasangan barrier.

Kepala Dishub Kota Madiun Anshor Rasidi mengatakan, penertiban dilakukan atas laporan masyarakat yang mengeluhkan parkiran liar di sekitar Plaza Lawu tersebut. “Sebenarnya kami sudah memperingatkan di awal, kami tunggu sampai 1 Januari untuk menertibkan kondisi parkir di Plaza Lawu ini. Karena sudah melewati batas waktu, maka kami menindak tegas,” terangnya.

Anshor mengatakan, parkir yang ada di kawasan tersebut sebenarnya sudah memenuhi ketentuan yang ada. Hanya saja penempatan parkirnya yang sembarangan. Selain itu, kesalahan terletak pada parkir tidak sesuai dengan tempat dan melanggar lalu lintas.

“Trotoar dan tikungan tidak boleh ada parkiran. Makanya kami pasang barrier, tujuannya ya untuk mempertegas bahwa tidak boleh ada parkiran di sini. Biar masyarakat yang melintas nyaman dan tidak mengganggu lalu lintas,” ungkapnya.

Barrier yang terpasang di sepanjang trotoar samping utara Plaza Lawu akan dipasang selama satu minggu penuh. Anshor juga menegaskan, pihaknya tak akan segan untuk menindaklanjuti oknum yang nekat memarkirkan kendaraan di sekitar kawasan terlarang tersebut dengan penggembosan ban motor secara langsung di tempat.

Baca juga:   Bakar Sampah, Suradi Nyaris Hanguskan Seisi Rumah

“Mulai minggu ini kami juga akan melakukan penindakan penertiban parkir liar di sekitar Alun-alun, terutama bagian utara sampai Jalan Pahlawan,” ucapnya.

Arus dari arah timur dan barat, lanjutnya, nantinya akan bermuara ke arah utara. Maka dari itu, jika masih ditempati parkir maka akan terjadi kekacauan pada lalu lintas. Selain itu, dia mengatakan larangan parkir juga terletak di Jalan Cokroaminoto dan Jalan Agus Salim.

“Jalan Cokroaminoto sisi barat tidak boleh untuk parkir, sedangkan sisi timur boleh. Jalan Agus Salim kanan boleh untuk parkiran motor, sisi kiri arah selatan untuk roda empat. Kalau masyarakat menaati ini semua, pasti teratur dan lalu lintas lancar,” tandasnya. (ws hendro/kus/madiuntoday)

 

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019