Jaga Ketertiban, Satpol PP Amankan PKL Hingga Tunawisma

MADIUN – Keamanan dan ketertiban wilayah menjadi komitmen Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun. Karena itu, mereka senantiasa melaksanakan operasi untuk memberantas hal-hal yang dapat mengganggu ketentraman dan estetika kota.

Salah satunya seperti pembinaan dan penertiban PKL di sejumlah titik di Kota Madiun, Rabu (16/1). Antara lain, PKL di Jalan Bogowonto, Jalan Cendrawasih, dan di daerah sekitar Universitas PGRI Kota Madiun.

Dari operasi tersebut, petugas mengamankan 3 unit gerobak, 6 lincak, 2 meja, dan 1 boks peralatan yang ditinggal oleh pemiliknya di trotoar. Selanjutnya, barang-barang tersebut dibawa ke kantor Satpol PP. ‘’Pemiliknya bisa mengambil ke kantor kami setelah dilakukan pendataan,’’ terang Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono.

Dalam kegiatan itu, Satpol PP juga mengimbau para pedagang kaki lima di jalan samping kampus Unipma untuk semuanya pindah ke sebelah timur jalan. Supaya lalu lintas dapat berjalan lancar dan trotoar dapat digunakan oleh pejalan kaki.

Tak hanya itu, pada hari yang sama Satpol PP juga melaksanakan giat lainnya. Yakni, penertiban enam anak jalanan (anjal) yang terdiri atas satu perempuan dan lima laki-laki di simpang PG Rejo Agung Baru. ‘’Giat kami laksanakan pukul 03.30, selanjutnya kami bawa ke markas,’’ ujar Sunardi.

Baca juga:   Kunker Pandean, Walikota Ingatkan Pentingnya Perencanaan

Enam anjal tersebut rata-rata berusia antara 16-24 tahun. Tiga di antaranya berasal dari Kota Solo. Sedangkan, dua lainnya dari Kabupaten Ponorogo dan satu orang lagi dari Kabupaten Magetan.

Sunardi menuturkan, para anjal akan mendapatkan pembinaan terlebih dahulu di markas Satpol PP Kota Madiun. Setelah itu, mereka akan dipulangkan ke daerah masing-masing.

Sementara itu, tim Satpol PP di Jalan Kolonel Marhadi mengevakuasi pasangan suami istri tuna wisma. Kedua orang yang memiliki KTP beralamat di Jalan Serayu itu tampak lama tertidur di atas trotoar. ‘’Selanjutnya, kami kirim ke UPTD Jalan Srindit,’’ imbuhnya.

Penindakan ini, lanjut Sunardi, bukan untuk mempersulit warga. Justru, memfasilitasi para PKL untuk mendapatkan lokasi berjualan yang lebih baik. Juga, membantu anjal dan tunawisma agar tidak terlantar di jalanan. ‘’Selain itu juga untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di Kota Madiun,’’ tandasnya. (Satpol PP/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019