Si Jago Merah Lalap Toko Elektronik, Damkar Kerahkan 5 Mobil PMK

Di Posting Oleh madiuntoday

20 Januari 2019

MADIUN – Lima mobil pemadam kebakaran Kota Madiun meluncur dengan kecepatan tinggi menuju Jalan Panglima Sudirman, Sabtu (19/1). Itu karena si jago merah melalap sebagian area toko elektronik Kusuma Indah di wilayah tersebut.

“Sekitar pukul 17.30 kami mendapatkan laporan dari warga bahwa ada kebakaran di daerah ini. Kami langsung meluncur kemari,” tutur Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP Kota Madiun Bambang Sediono saat ditemui di lokasi kejadian.

Proses pemadaman api yang melalap lantai dua toko elektronik itu berlangsung alot. Pasalnya, bangunan tertutup rapat oleh tembok dan seng. Kepulan asap pun terkepung di dalam ruangan sehingga mempersulit gerak petugas pemadam kebakaran.

Karena proses pemadaman dari dalam tak mungkin dilakukan, akhirnya petugas terpaksa menjebol seng yang menutupi bagian depan lantai dua toko elektronik itu. Upaya inipun cukup alot karena penutup terpaku rapat. Dua petugas yang berupaya membobol dari dalam pun sempat kekurangan oksigen.

Dengan berbagai upaya untuk membobol bangunan, akhirnya petugas berhasil menyemprotkan air ke lantai dua dan tiga melalui sisi depan toko. Sekitar dua jam api baru bisa benar-benar padam.

“Proses pemadaman memang cukup sulit dikarenakan medan di lapangan. Tapi alhamdulillah bisa dipadamkan,” terangnya.

Bambang menuturkan, area di lantai dua dan tiga toko yang terbakar. Sedangkan, lantai satu toko tersebut aman dari api. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Kartoharjo Kompol Edi Siswanto menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran. “Saat ini kami belum bisa memastikan,” ungkapnya.

Menurut Edi, lantai dua toko Kusuma Indah tidak dihuni. Hanya ada gudang barang-barang dan satu unit kulkas yang masih aktif. Namun, petugas belum bisa memastikan bahwa listrik menjadi sumber api.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga masih menaksir kerugian yang disebabkan dari musibah tersebut.

“Petugas kami masih melakukan olah TKP, mudah-mudahan segera diketahui penyebabnya,” imbuh Edi.

Musibah kebakaran toko Kusuma Indah sempat menimbulkan kemacetan di sekitar Jalan Panglima Sudirman. Arus lalu lintas di sisi utara pun dialihkan ke sisi selatan. Banyak warga bergerombol untuk menyaksikan proses pemadaman api di lokasi kejadian.

Edi pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bergerombol di sekitar lokasi kejadian. “Karena kalau masyarakat berkerumun, akan menyulitkan gerak petugas juga. Musibah tidak segera tertangani,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontibusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakcukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel Terkait

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020

MADIUN – Sensus penduduk online yang sejatinya ditutup pada 31 Maret 2020 pukul 00:00 resmi diundur. Badan Pusat Statistik (BPS) memutuskan bahwa sensus penduduk online masih dapat diakses hingga 29 Mei 2020. Pengunduran penutupan SP online ini berdasarkan SK Kepala...

Don`t copy text!