Gelar Razia Gabungan, Dishub Gembosi Pelanggar Parkir

Di Posting Oleh madiuntoday

7 Februari 2019

MADIUN – Dinas Perhubungan Kota Madiun mulai menerapkan sanksi tegas bagi pelanggar parkir. Kamis (7/2), mereka melaksanakan operasi gabungan bersama Satpol PP dan TNI/Polri untuk menindak para pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan.

Giat dimulai dari Jalan Jawa. Kemudian, bergerak ke Jalan Pahlawan, Jalan Cokroaminoto, hingga Jalan HA Salim. Kendaraan yang parkir tidak sesuai tempatnya langsung ditindak. ”Mobil kami terapkan penggembokan, sedangkan motor kami lakukan penggembosan,” tutur Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun Anshor Rasidi saat ditemui di lokasi.

Tim gabungan menggunakan dua mobil dan rombongan sepeda motor Dishub berkeliling di empat lokasi tersebut. Saat menemukan pelanggaran, mereka langsung melakukan tindakan.

Anshor menjelaskan, sanksi bagi mobil yang melanggar parkir tidak hanya digembok saja. Tapi juga dikenai denda Rp 100 ribu. Setelah pemilik kendaraan mengkonfirmasi pelanggaran dan membayar denda, baru gembok akan dibuka.

”Untuk motor kami lakukan penggembosan saja. Tidak didenda. Tapi di motornya kami beri stiker peringatan,” imbuhnya.

Dalam razia tersebut, petugas banyak menjumpai motor yang terparkir di lokasi dilarang parkir. Selain itu, juga terparkir di atas trotoar. Jika ada pemiliknya, petugas meminta agar motor diturunkan dari trotoar.

”Ini sebagai upaya menghormati hak pejalan kaki. Kalau trotoar dijadikan tempat parkir, nanti pejalan kaki berjalan di badan jalan. Ini tentu sangat membahayakan,” paparnya.

Tak hanya itu, petugas juga mengimbau kepada juru parkir untuk menata kendaraan dengan benar. Seperti, tidak boleh berhenti di tikungan jalan dan memarkir kendaraan lebih dari satu sap.

Lebih lanjut, Anshor menjelaskan, razia gabungan yang dilakukan hari ini sebenarnya tidak fokus pada penindakan saja. Tetapi, juga sebagai upaya membudayakan taat parkir kepada masyarakat di Kota Madiun. ”Sehingga, ke depan dapat benar-benar tercipta parkir yang kondusif,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu patuhi aturan dan jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Mulai yang polos alias tanpa pita cukai. Atau, berpita cukai palsu dan berpita cukai rokok lain. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel Terkait

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

MADIUN – Penyesuaian akses lalu lintas di Kota Madiun terus dilakukan. Rapat koordinasi (Rakor) terkait akses lalu lintas dari dan ke Kota Pendekar kembali digelar, Sabtu (4/4). Bertempat di Dinas Perhubungan Kota Madiun, Rakor menghasilkan sejumlah kebijakan baru....

Don`t copy text!