Bawaslu Buka Lowongan Pengawas TPS, Ini Syaratnya…

Di Posting Oleh madiuntoday

13 Februari 2019

MADIUN – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun membuka perekrutan terhadap pengawas tempat pemungutan suara (PTPS). Pendaftaran dibuka sejak 12-16 Februari di kantor Bawaslu.

Ketua Bawaslu Kota Madiun Kokok Heru Purwoko menuturkan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar. Antara lain, WNI berusia minimal 25 tahun dan ber-KTP Kota Madiun.

Peserta yang lolos nantinya akan ditempatkan sebagai pengawas sesuai dengan TPS tempatnya mencoblos. ”Kalau dalam satu TPS ada lebih dari satu orang yang mendaftar, kami lakukan tes wawancara,” tuturnya saat ditemui dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Penyelenggaraan Pemilu 2019 di I-Club, Kota Madiun.

Jumlah PTPS yang akan direkrut mencapai 605 orang. Ini sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kota Madiun pada pelaksanaan Pemilu 17 April mendatang. Yakni, 601 TPS dan empat TPS tambahan. Rinciannya, satu TPS di kampus Akademi Perkeretaapian Indonesia (API), satu di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, dan dua lainnya berada di Lapas Kelas I Madiun.

”Tiga lokasi ini potensi pemilih tambahannya besar. Mereka bukan warga Kota Madiun tapi berdomisili di Kota Madiun dan tidak bisa kembali ke daerahnya saat penyelenggaraan Pemilu,” paparnya.

Lebih lanjut, Kokok menjelaskan, para PTPS mendapatkan honor dari anggaran yang telah ditetapkan dalam APBN 2019. Yakni, Rp 550 ribu per orang. Ini belum termasuk uang saku transportasi untuk bimbingan teknis, pelatihan, dan uang makan.

Meski demikian, Kokok berharap pendaftar PTPS tidak sekadar tergiur honor yang ditawarkan. Tapi, benar-benar memiliki integritas dan komitmen untuk melaksanakan Pemilu yang aman dan damai. ”Kalau ada kecurangan, segera laporkan kami,” tegasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel Terkait

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

Thamrin Jadi Satu Arah, Ini Skema Pengalihan Arus Jalan di Kota Madiun

MADIUN – Penyesuaian akses lalu lintas di Kota Madiun terus dilakukan. Rapat koordinasi (Rakor) terkait akses lalu lintas dari dan ke Kota Pendekar kembali digelar, Sabtu (4/4). Bertempat di Dinas Perhubungan Kota Madiun, Rakor menghasilkan sejumlah kebijakan baru....

Don`t copy text!