Ketahuan Bawa Sabu, Dua Penjual Arjo Dicokok Polisi

Di Posting Oleh madiuntoday

27 Februari 2019

MADIUN – Berbekal uang Rp 200 ribu hasil menjual arak jowo, PS dan AMS membeli narkoba jenis sabu-sabu. Transaksi yang berlangsung di barat jembatan Jalan Urip Sumoharjo itu rupanya diketahui tim Reserse Narkoba Polres Madiun Kota. Keduanya pun harus berhadapan dengan hukum.

Peristiwa itu terjadi pada 6 Februari 2019 sekitar pukul 01.40. Awalnya, tim Reserse Narkoba Polres Madiun Kota mendapatkan informasi dari masyarakat. Bahwa, di lokasi tersebut sering menjadi tempat transaksi jual-beli narkoba.

”Pada saat petugas sedang memantau, ada mobil berwarna hitam berhenti di lokasi itu. Mereka bertemu orang dengan gelagat yang mencurigakan,” tutur Kasubbag Humas Polres Madiun Kota AKP Ida Royani saat press release di Mapolresta Madiun, Rabu (27/2).

Petugas pun mengikuti mobil hitam itu saat meninggalka lokasi transaksi. Kemudian, sesampainya di simpang 3 Jalan Urip Sumoharjo belok kiri ke arah Jalan Hayam Wuruk, penumpang sebelah kiri tampak membuang potongan kertas bekas bungkus pasta gigi.

Satresnarkoba Polres Madiun Kota pun meminta bantuan pos lantas Tean untuk menghentikan mobil yang dimaksud. ”Setelah diperiksa rupanya ditemukan 1 paket narkotika jenis sabu di bawah karpet pijakan kaki depan jok sebelah kiri,” terangnya.

Atas temuan tersebut, kedua pemuda 24 tahun asal Ponorogo itu diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang berhasil dikumpulkan antara lain satu kantong plastik berisi sabu seberat 0,37 gram, satu unit handphone, satu potongan kertas bekas pembungkus pasta gigi, dan satu unit mobil yang digunakan oleh pelaku.

Kepada polisi, keduanya mengaku mendapatkan sabu dari hasil menjual arak jowo. Rencananya, barang haram itu akan dibawa pulang. Namun, di tengah perjalanan diketahui oleh polisi. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019

Artikel Terkait

Berikut Tips Buang Masker Bekas Agar Tak Berbahaya

Berikut Tips Buang Masker Bekas Agar Tak Berbahaya

MADIUN- Saat ini masker menjadi barang yang paling laris untuk dibeli. Tingginya permintaan berbanding lurus dengan melonjaknya harga jual. Hal itu didasari karena masker memang termasuk alat pelindung diri yang dapat memblokir partikel virus dan bakteri penyebab...

Buka Akses Jembatan Ke Kota Madiun

Buka Akses Jembatan Ke Kota Madiun

Pemerintah Kota Madiun membuka akses sejumlah jembatan yang sebelumnya ditutup. Jembatan yang dibuka antara lain Jembatan Branjangan, Jembatan Sambirejo, Jembatan Ngebrak....

KIM Kota Pendekar Bergerak Bersama Lawan Korona

KIM Kota Pendekar Bergerak Bersama Lawan Korona

MADIUN- Penanganan dan pencegahan untuk menghalau laju penyebaran virus korona terus digalakkan. Seperti yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melalui mitra binaannya, yakni kelompok informasi masyarakat (KIM). Kepala Diskominfo Kota Madiun,...

Don`t copy text!