MADIUN – Musibah banjir di sejumlah kawasan Kabupaten Madiun memantik kepedulian masyarakat dan relawan. Tak terkecuali petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun. Tim sudah merapat ke lokasi kejadian sejak, Rabu (6/3) pagi. Pun, puluhan petugas masih bersiaga di lokasi hingga berita ini ditulis.

Kepala BPBD Kota Madiun Agus Hariono menyebut petugasnya langsung merapat begitu mendengar musibah banjir di kabupaten tetangga tersebut. Sepuluh petugas dengan tiga perahu karet dan mesin datang sedari pagi. Mereka langsung menyebar ke sejumlah lokasi. Di antaranya, Desa Balerejo, Waru, dan Jeruk Gulung. Petugas membantu proses evakuasi korban. Banjir di sejumlah titik tersebut memang cukup tinggi. Mulai sebatas paha hingga dada orang dewasa.

‘’Kami membantu warga yang menuju tempat pengungsian. Termasuk barang-barang yang ingin dibawa,’’ kata Agus.

Agus yang juga turun langsung ke lokasi menyebut bencana banjir kali ini cukup parah. Hujan deras memang mengguyur malam sebelumnya. Petugas harus berjibaku untuk membantu evakuasi korban. Sebab, ketinggian mencapai dada orang dewasa. Belum lagi, aliran air cukup deras di sejumlah titik.

Baca juga:   Rekayasa Pelayanan PT KAI, Penumpang KA Ekonomi Bisa Naik Eksekutif

Tak cukup sampai disitu, bantuan juga dikirimkan setelahnya. Pihaknya mengirimkan 13 bok makanan siap saji, 17 kardus mie instan, dan 12 karung beras. Bantuan tersebut berasal dari BNPB untuk Kota Madiun. Bantuan dikirim ke pos pengungsian di Kantor Kecamatan Balerjo. Bantuan sleeping bag, matras, dan pakaian menyusul kemudian. Sejumlah barang tersebut cukup dibutuhkan pengungsi selama di pengungsian.

‘’Kami terus berkoordinasi dengan yang di lokasi sekiranya bantuan apa yang dibutuhkan,’’ terangnya.

Agus menambahkan, terdapat 25 petugas yang saat ini bersiaga di lokasi. Enam petugas lain siaga di kantor BPBD Kota Madiun. Petugas secara bergantian bersiaga. Hal itu penting, mengingat banjir belum surut sedang cuaca masih tak menentu.

‘’Bencana bisa datang kapan saja. Prinsipnya kami siap membantu,’’ pungkasnya. (BPBD Kota Madiun/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019