Dari Cross Country Hingga Road Bike, Suwadi Makin Gandrungi Dunia Balap Sepeda

MADIUN- Jika dilihat sekilas dari perawakannya, tak akan ada yang mengira jika pria yang tinggal di Jalan Halmahera No. 80B Kota Madiun ini adalah seorang pesepeda ulung atau biasa disebut cyclist. Dia adalah Suwadi Haliman.

Tak tanggung-tanggung, tanjakan Gunung Bromo hingga tanjakan Srambang Ngawi pernah ditaklukannya. Kali ini, pria 49 tahun ini akan menjajal kelihaian dalam menggowes pedal sepeda dalam ajang Karismatik Cycling Community (KCC).

Event bagi para pecinta sepeda ini diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun, bekerjasama dengan salah satu media yang ada di Kota Karismatik pada Sabtu (9/4) mendatang. Dengan total peserta sebanyak 450 cyclist dari berbagai daerah.

“Saya senang ada KCC. Di Kota Madiun sudah lama tidak ada event-event sepeda. Mudah-mudahan dengan adanya event ini bisa banyak penggemar sepeda yang bisa unjuk kebolehan,” katanya.

Nantinya, pria yang sudah mengumpulkan delapan medali hasil kompetisi sepeda ini akan membidik kategori Men Road Bike Lokal 41 Up dalam event KCC.

Setidaknya, terdapat tujuh kategori juara yang diperebutkan dalam event KCC kali ini. Yakni Men Road Bike Lokal U-41, Men Road Bike Lokal 41 Up, Men Road Bike Open U-41, Men Road Bike 41 Up, Men MTB Open, Women Road Bike Exibithion, dan Student Exhibition.

Baca juga:   Pengalaman Ar Ribath Diin Nikhmah 15 Hari Belajar Bersama Maestro

“Untuk juara saya tidak muluk-muluk. Bisa finish dengan sempurna saja saya sudah senang,” ucapnya.

Maklum, balap sepeda memanglah sebuah olahraga yang cukup beresiko jika tidak hati-hati dan tidak terlatih. Berdasarkan pengalaman Suwadi, dirinya pernah mengalami geser tulang saat sedang mengikuti salah satu ajang balap sepeda beberapa tahun silam.

“Dari sana saya belajar. Lebih giat berlatih setidaknya seminggu berlatih 3-4 kali. Selain itu juga menggunakan pengaman seperti helm, sarung tangan, dan sepatu pesepeda,” tandasnya.
(rama/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019