Sekali Beraksi, Polresta Madiun Tangkap 3 Budak Sabu

MADIUN – Petugas Satresnarkoba Polres Madiun Kota kembali berhasil menggagalkan transaksi obat terlarang di wilayah Kota Karismatik. Dalam operasi itu, mereka menangkap tiga orang pelaku yang saat ini statusnya menjadi tersangka.

Peristiwa itu terjadi pada 8 Maret lalu sekitar pukul 16.30. Petugas mendapatkan informasi dari warga bahwa telah terjadi transaksi narkoba di Jalan Nanas, Kota Madiun. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil menangkap pelaku dengan inisial GM.

”Dari tangan pelaku, kami berhasil mengamankan paket narkotika jenis sabu dengan berat 0,48 gram yang diakui dibeli dari saudari HM dan MW dengan harga Rp 725 ribu,” tutur Kasubbag Humas Polresta Madiun AKP Ida Royani saat rilis, Selasa (12/3).

GM merupakan laki-laki berusia 57 tahun, warga Jalan Ardi Manis Kelurahan Manisrejo. Sedangkan, HM (61) dan MW (54) adalah ibu rumah tangga yang tinggal di wilayah Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Menurut Ida, GM dan HM merupakan teman sejak kecil. GM meminta HM untuk mencarikan barang bagi pembelinya. ”Sampai saat ini masih kami selidiki dari mana tersangka HM mendapatkan barang itu dan pembeli yang dimaksud juga masuk dalam DPO (daftar pencarian orang, red),” paparnya.

Meski mencarikan barang untuk pembeli, Ida tak dapat mengatakan bahwa HM, MW, maupun GM adalah penjual. Sebab, mereka tidak mengambil keuntungan dari transaksi itu. Hanya HM dan MW sempat nyutik 0,02 gram sabu untuk dipakai sendiri. ”Tersangka HM ini memang sudah lama menggunakan sabu,” ungkapnya.

Baca juga:   Tol Ngawi-Kertosono Terendam Banjir, Pengelola Gunakan Sistem Contra Flow

Atas temuan itu, petugas menjatuhkan sanksi kepada 3 tersangka tersebut. Untuk tersangka GM melanggar pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) UU RI Nomor 35/2009 Tentang Narkotika. Dengan sanksi pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Juga denda Rp 1-10 miliar.

Sedangkan, tersangka HM dan MW terbukti melanggar pasal 114 ayat (1) JO pasal 132 ayat (1) Subs 112 ayat (1) JO pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35/2009 tentang narkotika. Dengan ancaman penjara minimal 5 tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara. Atau, seumur hidup. Juga, denda Rp 1-10 miliar. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019