MADIUN- Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Madiun, hingga pertengahan Maret 2019 hampir mencapai 60 persen. Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun dari jumlah wajib KIA 48.942 anak, yang sudah memiliki KIA sebanyak 28.753.

Seperti yang disampaikan Kepala Dispendukcapil Kota Madiun, Nono Djatikusumo mengatakan bahwa tingginya progres yang didapat karena pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya KIA.

“Selain itu tingginya capaian yang ada karena perekaman KIA di Kota Madiun sudah dimulai sejak Maret 2018 lalu,” ungkapnya saat ditemui pada Jumat (15/3).

Sampai saat ini, Nono mengatakan pihaknya tetap gencar melakukan sosialisasi di sejumlah acara di tingkat kelurahan, kecamatan maupun melalui media massa.

“Selain itu juga kami ada mobil keliling yang siap melayani semua pembuatan data kependudukan termasuk KIA tiap hari Sabtu di masing-masing kelurahan. Mereka ada tiap pukul 08.00 hingga 12.00, nantinya ada jadwal sendiri-sendiri tiap kelurahan,” ungkapnya

Hal ini, menurut Nono, sudah sesuai dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hingga akhir tahun ini, perekaman KIA untuk seluruh anak berusia 0-5 tahun dan usia 5-17 tahun kurang satu hari wajib tuntas. Karena itu Nono menghimbau seluruh orang tua untuk segera mengurus KIA sebagai identitas diri anaknya.

Baca juga:   Jaga Kualitas, Pemkot Bersih-Bersih Videotron

Menjadi penting, mengingat setelah ini, kata Nono mungkin saja ada regulasi baru yang berhubungan dengan KIA. “Mungkin saja dipakai sebagai syarat masuk sekolah, atau untuk mengurus lain-lain yang memerlukan identitas diri. Syaratnya mudah, hanya perlu foto copy KK, akta kelahiran, ktp kedua orangtua, langsung kesini nanti kita cetak,” jelasnya.

Terkait ketersediaan blangko KIA, Nono mengatakan masyarakat untuk tidak perlu khawatir. Sebab, blangko KIA yang dimiliki Dispendukcapil Kota Madiun sekitar 67 ribu, sementara kebutuhannya hanya 49 ribu. Hal tersebut di atas sudah sesuai dengan Permendagri No.2/2016 semua anak berusia dibawah 17 tahun wajib memiliki KIA.

“Saya berharap kepada para orangtua untuk proaktif membuat kartu identitas untuk anaknya. Harapannya agar semua masyarakat Kota Madiun khususnya memiliki kartu identitas yang resmi,” tandasnya. (dhevit/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019