Bantuan Tunai Hingga Motivasi Jadi Strategi Kemensos Entaskan Kemiskinan di Kota Madiun

MADIUN – Program Keluarga Harapan (PKH) yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial bagi daerah-daerah di Indonesia masih terus berlanjut. Tak terkecuali di Kota Madiun. Penyalurannya pun sudah dilakukan sejak Januari 2019 lalu.

Pada tahap pertama pencairan, ada 3.119 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Madiun. Kemudian, pada tahap II jumlahnya berkurang menjadi 3.083 KPM. ”Berkurangnya karena sebagian ada yang meninggal dunia, pindah domisili, atau sudah mampu,” tutur Koordinator Daerah PKH Kota Madiun Tri Yuniwati, Kamis (21/3).

Pada program PKH, penerima merupakan keluarga yang masuk dalam kategori miskin dan rentan miskin. Ada 3 komponen penerima PKH. Yakni, komponen kesehatan terdiri atas ibu hamil, balita, dan anak usia pra sekolah. Kemudian, komponen pendidikan untuk keluarga yang memiliki anak usia SD-SMA. Serta, komponen kesejahteraan sosial terdiri atas lansia dan disabilitas.

Tahun ini, menurut Tri, ada perubahan besaran bantuan yang diberikan kepada masing-masing komponen. Rinciannya, komponen kesehatan mendapatkan bantuan Rp 2,4 juta per tahun. Selanjutnya, komponen pendidikan untuk anak SD Rp 900 ribu, SMP Rp 1,5 juta, dan SMA sebesar Rp 2 juta per tahun. Sedangkan, komponen kesejahteraan sosial mendapatkan Rp 2,4 juta per tahun.

Baca juga:   PELANTIKAN KETUA KWARTIR RANTING GERAKAN PRAMUKA KOTA MADIUN

”Juga, ada tambahan bantuan tetap Rp 550 ribu yang diterimakan di tahap I,” ungkapnya. Proses penyaluran PKH terbagi dalam empat tahap. Yakni, Januari, April, Juli, dan Oktober.

Namun, tak hanya bantuan dalam bentuk uang tunai saja yang diberikan kepada KPM PKH. Para penerima juga diberikan motivasi untuk dapat mengentaskan kemiskinan secara mandiri.

Salah satunya seperti kegiatan Bimbingan Motivasi Bagi Peserta Pelatihan Rumah Pintar KPM PKH di UPTD Loka Bina Karya hari ini. Para penerima PKH mendapatkan suntikan semangat dari motivator handal Amazing Training Madiun.

”Kegiatan ini dilakukan setahun sekali. Tujuannya, agar para penerima PKH bisa lebih semangat untuk mengentaskan diri dari kemiskinan. Sehingga, tidak terus menggantungkan hidupnya pada bantuan,” tandasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019