MADIUN – Satu bulan ke depan Bangsa Indonesia mencetak sejarah baru dengan menggelar Pemilu serentak. Semua elemen bangsa turut terlibat. Begitu juga Pemerintah Kota Madiun. Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Madiun, kesiapan petugas perlu dimatangkan demi terwujudnya keamanan dan ketertiban saat pemilu 17 April nanti.

Apel Gelar Pasukan bersama TNI, Polri beserta komponen masyarakat dilaksanakan, Jumat (22/3). Hal itu sebagai tindak lanjut arahan Menko Polhukam. Apel yang berlangsung di halaman Polres Madiun Kota tersebut untuk mempersiapkan pasukan dalam pengamanan penyelenggaraan pemilu serentak di Kota Madiun. Harapannya, pemilu dapat berjalan aman, tertib, lancar dan damai.

‘’Kegiatan ini dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Madiun sebelum, saat, dan pasca pemilu,’’ ungkap Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu usai memimpin Apel Gelar Pasukan.

Polres Madiun Kota melibatkan sebanyak 725 personil. Terdiri dari TNI sebanyak 150 serta komponen masyarakat sebanyak 680 orang. Petugas siap siaga menjaga setiap gangguan keamanan dan ketertiban di Kota Madiun. Kapolres mengungkapkan penjagaan kondusifitas Kota Madiun berjalan secara kontinyu. Namun, tentu harus terus ditingkatkan. Terutama konsistensi penjagaan dititik-titik yang berpotensi kerawanan.

Baca juga:   Didanai DBH CHT, Pemkot Targetkan 1.120 Titik Wifi Gratis

‘’Operasi sudah berjalan. Setiap hari juga sudah kita siagakan personil. Tentu saja akan terus kita tingkatkan sampai hari H pelaksanaan pemilihan di setiap TPS dan setelahnya,’’ paparnya.

Pemkot Madiun pastinya akan memfasilitasi demi kondusifitas di Kota Karsimatik. Bersama Kodim 0803 dan Polresta Madiun serta seluruh komponen masyarakat dipastikan turut terlibat. Pemkot juga akan mengerahkan Satlinmas di setiap titik TPS yang ada di Kota Madiun.

Selain itu, partispasi dari tokoh pemuda dan masyarakat juga mengemuka. Mereka memiliki peran masing-masing seperti menginformasikan rekapitulasi sementara dimasing-masing Tempat Pemilihan Suara (TPS). Sekda Kota Madiun Rusdiyanto menyebut Pemkot juga sudah merekrut petugas Caraka.

‘’Pemilu merupakan hajat besar nasional. Gelar pasukan ini sebagai upaya mengantisipasi gangguan keamanan sekecil apapun,” ungkap sekda.

Sekda menambahkan untuk menjaga kondusifitas, pemkot telah beberapa kali mensosialisasikan kepada ASN untuk tidak berpolitik praktis. Deklarasi netralitas ASN juga sudah dilakukan. Kegiatan deklarasi tersebut langsung mendapatkan arahan dari Walikota Madiun.

‘’Untuk netralitas adalah harga mati. Netralitas ASN Pemkot Madiun tidak usah diragukan lagi,’’ tandas Sekda mengutip arahan dari Walikota Madiun. (nurdiono/adit/diskominfo)