Angkat Batik Ponorogo, Ulfa Mumtaza Siap Tampil di IFW 2019

MADIUN – Karir desainer asal Kota Pecel, Ulfa Mumtaza, kian moncer saat ini. Tak hanya dikenal dalam kalangan pengusaha mode Jawa Timur, karyanya kini semakin diminati secara nasional.

Hal ini terbukti dari gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) 27-31 Maret. Ulfa menjadi salah satu peserta dalam event bergengsi para desainer tanah air tersebut.

”Saya dapat jadwal tampil 29 Maret pukul 16.00,” tutur Ulfa saat dihubungi melalui telepon oleh Madiuntoday.id, Kamis (28/3). Pada kesempatan itu, dia akan membawakan enam gaun karyanya.

Dalam gelaran IFW tahun ini, perempuan yang berulang tahun setiap 14 Februari itu mengangkat batik Ponorogo sebagai bahan utama. Kemudian, didesain menjadi busana muslim bertema ”Dimension”.

”Tema ini terinspirasi dari pintu dan jendela yang bermakna bahwa pintu dan jendela merupakan sarana menuju sukses, serta membuka wawasan dan ilmu,” terang desainer anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) itu.

Untuk modelnya, Ulfa menggunakan potongan atau cutting A-Line. Dia menginginkan siapa saja yang mengenakan gaun karyanya bisa tampak ramping dan elegan.

Ulfa Mumtaza

Tak hanya itu, dia juga menambahkan permainan detail payet dan swarovski untuk menambah kesan glamor. Sedangkan, warna yang dipilih adalah aksen-aksen tanah. Seperti coklat, krem, dan hitam. Dipadu pula dengan warna hijau daun.

Baca juga:   Kisah Suyanto 20 Tahun Berjibaku dengan Si Jago Merah

”Gaun ini dipadukan dengan hijab turban agar nampak lebih ringkas dan bisa menonjolkan siluet dan detil gaunnya. Gaun cantik ini sangat pas dipakai wanita segala usia dan dikenakan saat pesta maupun acara formal,” paparnya.

Meski baru tampil pada Jumat (29/3), rupanya karya Ulfa sudah ada yang melirik. Bahkan, tiga di antaranya sudah laku terjual. Karenanya, untuk fashion show nanti dia akan meminjam baju yang telah terjual itu kepada pemilik barunya.

Tentu saja, hal ini merupakan kebanggaan tersendiri baginya. Itu artinya, karya yang selama ini dia ciptakan telah mendapatkan tempat di hati masyarakat.

Lebih lanjut, Ulfa menuturkan, ini merupakan kedua kalinya dia mengikuti gelaran IFW. Namun, sebelumnya berbagai event fashion show telah dia ikuti. Baik di tingkat provinsi maupun nasional.

”Pastinya saya senang sekaligus takjub bisa ikut andil pada event ini. Apalagi, tidak mudah untuk bisa jadi peserta. Saya harap desain saya direspon secara maksimal,” ungkapnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019