SMA/SMK Gratis Mulai Awal Juli

MADIUN – Pendidikan gratis 12 tahun di Jawa Timur bukan lagi isapan jempol. Pemprov Jatim telah menetapkan bahwa pihaknya akan membebaskan biaya SPP untuk SMA/SMK negeri. Yakni, melalui Program Pendidikan Gratis Berkualitas atau TisTas.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bakorwil I Madiun pada Kamis (28/3), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menuturkan bahwa penggratisan SPP dimulai pada tahun ajaran baru Juli mendatang. ”Untuk sekolah negeri betul-betul gratis,” tegasnya.

Tahun ini, pemprov telah menganggarkan dalam APBD 2019 untuk pembiayaan SMA/SMK. Jumlahnya mencapai Rp 1,8 triliun. Anggaran itu digunakan untuk membiayai SMA/SMK setelah tidak lagi menerima pemasukan dari SPP siswa.

Terkait besaran SPP yang dibayarkan oleh pemprov kepada sekolah, Khofifah mengatakan bahwa jumlahnya masih sama. Pemprov juga akan memberikan dua stel seragam.

Baca juga:   LPMP Rilis Rapor Mutu Pendidikan, Kota Madiun Nomor Satu Se-Jatim

Namun, bagi siswa-siswi yang bersekolah di SMA/SMK swasta tidak perlu khawatir. Sebab, pemprov juga akan memberikan dana bantuan pendidikan. Yakni, berupa subsidi SPP. ”Untuk siswa SMA swasta diberikan bantuan sebesar Rp 1,4 juta per bulan. Sedangkan, siswa SMK swasta akan diberikan Rp 1,6 juta per bulan,” paparnya.

Dengan program TisTas, Khofifah berharap pendidikan di Jatim bisa lebih baik lagi. Sehingga, mengurangi angka putus sekolah. Serta, meningkatkan indeks pembangunan manusia di wilayah Jatim. (ayu/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019