JAKARTA – Kota Madiun terbukti cukup baik dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang lebih dikenal dengan e-government. Hal itu mengemuka setelah turunnya hasil evaluasi penerapan SPBE 2018 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB) di Jakarta, Kamis (28/3) siang. Pemkot Madiun mendapat nilai 3,16 dengan kategori sangat baik. Hasil evaluasi penerapan SPBE itu diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Capaian tersebut terbagi dalam tiga domain dengan sejumlah indikator di dalamnya. Pertama, Domain Kebijakan SPBE dengan nilai 2,35. Indikator di dalamnya terdiri dari kebijakan tata kelola SPBE yang mendapat nilai 1,71 dan kebijakan layanan SPBE dengan nilai 2,80. Kedua, Domain Tata Kelola dengan nilai 3,71. Kota Madiun berhasil meraih nilai indikator cukup tinggi dalam domain kedua ini. Yakni, kelembagaan (3,50), strategi dan perencanaan (3,50), dan TIK dengan nilai 4,00. Sedang, Domain Layanan SPBE sebagai domain ketiga mendapat nilai 3,12 dengan indikator administrasi pemerintahan (3,86) dan pelayanan publik dengan nilai 1,83.

Capaian domain tersebut telah melampui target yang ditetapkan Kementerian PANRB. Kementerian mematok target dengan minimal nilai 2,6 untuk masing-masing domain dan indikator. Tak heran, kategori sangat baik diraih Pemkot Madiun dalam evaluasi hasil penerapan SPBE selama tahun pelaksanaan 2018 tersebut.

Sekda Kota Madiun Rusdiyanto yang hadir dalam acara tersebut menghimbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun tidak keburu berpuas diri. Sebab, masih terdapat indikator yang perlu digenjot. Terutama terkait kebijakan tata kelola SPBE dan pelayanan publik yang masih mendapat nilai dibawah target kementerian. Sedang, capaian lainnya wajib terus ditingkatkan minimal dipertahankan.

‘’Capaian ini sudah cukup bagus. Terbukti dari hasil evaluasi Kementerian dengan kategori sangat baik. Tetapi jangan cukup sampai di sini. Catatan yang mengemuka harus diperbaiki serta capaian wajib terus ditingkatkan,’’ ujarnya.

Baca juga:   Bertemu BP Batam dan Kemenkominfo, Walikota Madiun Siapkan Sarpras Smart City

Sekda optimis capaian penilaian penerapan SPBE bakal lebih baik ke depan. Sebab, dua kebijakan Pemkot Madiun terkait pelayanan publik dibidang SPBE belum masuk dalam penilaian kali ini. Yakni, penerapan Online Single Submission (OSS) dan Madiun Kota Single Submission (MASS). Pemkot Madiun sudah cukup baik dalam penerapan OSS yang merupakan sistem perizinan usaha online milik pemerintah pusat tersebut. Pemkot Madiun sudah menerapkan OSS seratus persen di awal 2019 ini. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung Kementerian PUPR. Bahkan, Kepala Dinas terkait diundang untuk memberikan testimoni terkait penerapan OSS dan Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG) saat PUPR 4.0 Expo di Jakarat, 26 Februari 2019 lalu.

‘’Kita juga sudah meluncurkan MASS untuk perizinan online. Ini kan belum masuk penilaian. Saya yakin tahun ini capaian lebih baik,’’ ungkap Sekda.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB) Syafruddin menyebut penerapan SPBE merupakan bentuk integrasi sistem aplikasi milik instansi pemerintah maupun lembaga. Dengan integrasi, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi serta menekan pemborosan anggaran. Pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi pemerintah daerah yang sudah menerapkan SPBE secara optimal. Pihaknya berharap capaian hasil evaluasi yang diberikan menjadi modal untuk meningkatkan penerapan SPBE yang lebih baik lagi ke depan.

‘’SPBE ini untuk mensinkronkan semua infrastruktur yang sudah ada. K/L/pemda supaya terintegrasi sehingga menghasilkan sebuah efektifitas dan efisiensi dan berujung pada pelayanan publik,’’ ujarnya saat konferensi pers Penyerahan Hasil Evaluasi SPBE Tahun 2018 tersebut. (rahmad/agi/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019