Total, ada 298 siswa yang menjadi peserta UNBK di sekolah tersebut. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa SMA telah dimulai hari ini, Senin (1/4). Para peserta mengikuti ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. Proses pelaksanaannya di hari pertama inipun terpantau lancar.

Salah satunya seperti yang berlangsung di SMAN 2 Madiun. Di sekolah tersebut, UNBK berlangsung 3 sesi. Yakni, pukul 07.30 – 9.30 untuk sesi 1, pukul 10.30 – 12.30 untuk sesi 2, dan pukul 14.00 – 16.00 untuk sesi 3.

”Pada sesi 1 tadi sudah berlangsung lancar tanpa hambatan,” tutur Kepala SMAN 2 Madiun Pramujo Budiarto saat ditemui di kantornya.

Total, ada 298 siswa yang menjadi peserta UNBK di sekolah tersebut. Namun, dua di antaranya izin tidak mengikuti ujian dikarenakan sakit. Untuk dua siswa tersebut akan mengikuti ujian susulan mulai 9 April mendatang.

Dalam penyelenggaraan UNBK tahun ini, sekolah di Jalan Biliton itu menggunakan 106 komputer. Rinciannya, 100 komputer difungsikan sebagai sarana ujian. Sedangkan, 6 lainnya sebagai cadangan.

Jumlah kelas yang digunakan ada 3 ruangan. Masing-masing dijaga oleh 1 orang proktor dan 1 orang pengawas. Pengawas adalah guru-guru dari sekolah lainnya. Antara lain, dari SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4, dan SMAN 6 Madiun.

Menurut Pramujo, proses sinkronisasi telah berlangsung sejak Jumat (29/3). Pihak sekolah dibantu proktor terus memantau jaringan internet dan listrik agar tidak menganggu jalannya ujian. Untuk keamanan, mereka juga dibantu oleh pihak kepolisian. Namun, mereka mengenakan pakaian bebas untuk menjaga psikis siswa.

Baca juga:   Sistem PPDB Kembali Dibuka

UNBK tahun ini berlangsung selama 4 hari. Setelah Bahasa Indonesia di hari pertama, hari kedua yakni Selasa (2/4) siswa akan mengikuti UNBK Matematika. Kemudian, Bahasa Inggris pada Kamis (4/4) dan mapel pilihan sesuai jurusannya pada Senin (8/4).

”Ada jeda libur tanggal 3 karena memang tanggal merah. Sedangkan, Jumat (5/4) harinya pendek. Dengan jeda ini, kami berharap siswa mempunyai waktu yang lebih panjang untuk belajar. Sehingga, bisa lebih siap mengikuti ujian,” paparnya.

Lebih lanjut, Pramujo mengatakan, pihaknya telah berupaya mematangkan persiapan siswa. Mulai dari memberikan tambahan pelajaran, tryout, hingga istigosah. ”Kami juga meminta anak-anak untuk menjaga kesehatan dengan makan makanan bergizi,” imbuhnya.

Meski tidak menjadi penentu kelulusan, Pramujo tetap mengimbau anak didiknya untuk terus berupaya maksimal. Harapannya, mereka dapat diterima di universitas yang diinginkan.

Pramujo pun menambahkan, saat ini siswa SMAN 2 Madiun yang telah diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN ada 31 anak. Rata-rata, mendapatkan jurusan yang bagus di universitas bergengsi di tanah air. ”Yang belum diterima melalui SNMPTN, kami harapkan bisa lolos di jalur SBMPTN,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019