Harga Merangkak Naik, Bawang Sumbang Inflasi

MADIUN – Kepala BPS Kota Madiun Umar Sjaifudin menuturkan, inflasi pada Maret ini dipengaruhi oleh kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pangan. Di antaranya, bawang merah dan bawang putih.

Berdasarkan data yang tersaji dalam Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo), harga bawang merah rata-rata Rp 31.598 di Jatim. Sedangkan, bawang merah Rp 32.079.

‘Ini perlu diwaspadai. Apalagi, dua bulan ke depan kita akan menghadapi Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri yang seringkali menimbulkan inflasi pada harga-harga kebutuhan pokok di pasaran,” tuturnya saat menggelar rilis di kantor BPS Jalan DI Panjaitan, Selasa (2/4).

Umar berharap, pemerintah dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun dapat menyusun strategi sejak awal. Sehingga, harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok bisa terkendali selama Ramadhan dan Idul Fitri mendatang.

Baca juga:   BPS Optimis Laju Pertumbuhan Ekonomi 2019 Kota Madiun Semakin Meningkat

Sementara itu, kondisi beras di pasaran saat ini masih mengalami deflasi. Harga tergolong stabil, ketersediaan di pasaran cukup, dan permintaan tidak tinggi. Namun, tidak menutup kemungkinan dapat berubah menjadi inflasi dua bulan ke depan.

”Ini menjadi warning bagi pemerintah dan TPID untuk bisa mengendalikan harga dan ketersediaan di pasar. Sehingga, Masyarakat bisa lebih mudah mendapatkannya,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019