MADIUN – Menggeber motor RX King modifikasi, Okto Alamsyah mulai ambil ancang-ancang. Di belakangnya, Febi Wulandari Safitri juga melakukan hal serupa. Setelah siap, keduanya langsung gas pol menampilkan atraksi mendebarkan dalam tong stand.

Penonton pun bersorak. Keduanya memberikan aksi yang menawan. Berdiri, lepas stang, hingga berpegangan tangan sambil melewati dinding tegak berbentuk lingkaran. Suasana di pasar malam di PG Rejo Agung Baru pun semakin meriah.

Ya, Okto dan Febi memang pasangan yang unik. Romantisme justru ditunjukkan dengan kekompakan mereka menggelar aksi-aksi ekstrem yang cukup menantang maut. Tepatnya, melalui area tong stand.

”Sudah lima tahun jadi joki tong stand,” tutur Okto memulai percakapan dengan Madiuntoday, Selasa (9/4). Pria asal Medan, Sumatra Utara ini awalnya hanya penasaran. Kemudian, dia mendapatkan kesempatan untuk mempelajari aksi ekstrem tersebut.

Nyali yang besar menjadi modal utama untuk memainkan atraksi dalam tong stand. Tanpa pengaman sedikitpun. Bahkan, pengaman kepala seperti helm pun tak ada. Hanya pakaian biasa yang melekat di tubuh.

Cedera sudah pasti dialami. Okto pernah merasakan perihnya patah tulang bahu. Febi pun sama. Patah tulang kaki sudah pernah dirasakannya. Tapi, hal itu tak membuat mereka jera. Bahkan, semakin semangat untuk berlatih dan menampilkan atraksi terbaik demi penontonnya.

Baca juga:   Jangan Kambinghitamkan Kemajuan TIK! Toto Hutomo Kenalkan Internet Positif Pada Siswa

Dalam semalam, mereka bisa mendapatkan tip beragam. Rata-rata mencapai Rp 300 ribu. Itu belum termasuk uang tiket masuk. Tapi, semua itu tergantung tingkat keramaian penonton.

Menurut Okto, atraksi tong stand bukan sekedar jalan untuk menyambung hidup. Tapi, sudah menjadi hal yang tak dapat terpisahkan dari dirinya. Apalagi Febi, sang istri, juga turut terjun pada bidang yang sama.

Dari atraksi tong stand, Okto dan Febi sudah keliling Indonesia. Selain Sumatra, mereka juga pernah tampil di Kalimantan dan Sulawesi. ”Jawa baru kali ini di Madiun,” ungkap pria 28 tahun tersebut.

Untuk memberikan penampilan yang terbaik, ada hal khusus yang perlu diperhatikan. Terutama, menjaga keseimbangan tubuh dan konsentrasi. Karena itu, mereka terus melakukan latihan sebelum tampil menghibur pengunjung.

Lebih lanjut, Okto pun berharap bahwa atraksi tong stand terus diminati masyarakat. Sehingga, para joki tetap bisa menampilkan aksinya meski harus menantang bahaya. ”Kalau sambutan masyarakatnya baik, kamipun ikut senang. Lebih semangat lagi beraksi,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019