Tak Hanya Guru, Orang Tua Punya Andil Tingkatkan Prestasi Siswa

MADIUN- Pendidikan pada anak tak sepenuhnya menjadi tanggung jawab guru di sekolah. Lebih dari itu, orang tua memiliki peran penting dalam peningkatan prestasi anak, baik di bidang akademik maupun non akademik.

Hal inilah yang terus digaungkan oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun. Melalui tim pokja pendidikan keluarga, Dindik mengajak seluruh orangtua di Kota Madiun untuk ikut serta dalam meningkatkan kepedulian dan mengembangkan prestasi anak di sekolah.

“Seperti yang ada dalam Tri Sentra Pendidikan,  pendidikan pada anak menjadi tanggung jawab sekolah, keluarga, dan masyarakat. Keluarga disini orangtua perannya sama dengan peran guru di sekolah,” jelas Kasi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Madiun Slamet Hariyadi.

Orangtua, kata dia, harus mampu melihat potensi yang dimiliki para anak. Hariyadi menekankan, orangtua harus lebih mampu menjalin komunikasi dengan anak dan juga mampu menempatkan peran sesuai dengan kebutuhan anak.

“Misalnya jika anak sedang membutuhkan teman cerita, orangtua harus berperan sebagai teman. Lain jika anak sedang merajuk, orangtua harus tegas dan menjalankan peran sebagaimana mestinya,” terangnya.

Endang Lilik salah satu tim fasilitator tim pokja keluarga mengatakan terdapat empat hal utama yang harus diperhatikan orangtua, kaitannya dengan peningkatan prestasi siswa di sekolah. Yang pertama, orangtua harus mengantar anak di hari pertama masuk sekolah dan bertemu langsung dengan wali kelas agar terjalin komunikasi yang baik.

Baca juga:   Kelulusan SMA/Sederajat Diumumkan Hari Ini

“Kedua, kami selalu mensosialisasikan kepada orangtua agar mampu membina anak dengan positif di era digital. Dan ketiga apresiasi terhadap prestasi anak. Hal tersebut dapat menumbuhkan kepercayaan diri kepada anak-anak,” ungkapnya.

Sejak dibentuknya tim pokja keluarga, kata Endang, terjadi peningkatan prestasi yang dimiliki oleh siswa-siswi sekolah di Kota Madiun. Hal ini dibuktikan dengan pada 2018 lalu Kota Madiun berada di posisi pertama nilai ujian nasional tingkat Provinsi Jawa Timur untuk jenjang SMP. Sedangkan untuk jenjang SD Kota Karismatik menempati posisi empat se-Jawa Timur.

“Tentunya hal ini tak dapat lepas dari fasilitas yang telah diberikan oleh Dinas Pendidikan. Seperti cerdas cermat, olimpiade, seni dan olahraga. Adanya pokja cukup membantu orangtua dalam menggali potensi anak dan meningkatkan motivasi guru,” tandasnya. (Dhevit/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019