Mejeng di Pameran Bertaraf Internasional, Produk IKM Kota Madiun Siap Bersaing di Pasaran

MADIUN- Hari ini, Senin (15/4), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun tengah melakukan pengepakan terhadap produk-produk industri kecil menengah (IKM) hasil binaan Disnaker untuk diikutkan dalam event tahunan Inacraft (Jakarta International Handicraft Trade Fair) di Jakarta pada 24-28 April mendatang.

Berdasarkan penuturan Kepala Bidang Perindustrian Apri Tri Yudianto, pihaknya telah melakukan persiapan semenjak tiga bulan yang lalu. “Untuk hari ini, kita mulai pengemasan barang untuk pameran mendatang. Kegiatan ini merupakan fasilitasi promosi yang dilakukan oleh Disnaker kepada para pelaku IKM maupun UMKM Kota Madiun,” ujarnya.

Apri menjelaskan, terdapat banyak produk yang nantinya akan dipamerkan dalam pameran bertaraf internasional tersebut. Mulai dari batik, bordir, bahan limbah, dan semua produk kerajinan tangan yang dihasilkan oleh pelaku IKM Kota Madiun.

“Selain memamerkan produk IKM Kota Madiun, fasilitasi ini sekaligus sebagai ajang para pelaku IKM untuk dapat belajar bagaimana melihat pangsa pasar, terutama bagi produk-produk kerajinan tangan,” ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Kasi Sarana dan Promosi Industri Disnaker Kota Madiun Rizky Fenty Felani, dirinya mengatakan jauh sebelum Disnaker memberikan pelatihan-pelatihan dan fasilitasi pameran, para pelaku IKM kurang mampu untuk membuat produknya dilirik oleh pasar.

Baca juga:   Ada Diskon Tiket KA di CFD Madiun, Mau?

“Melalui fasilitasi yang telah Disnaker kelola beberapa tahun terakhir ini, para pelaku IKM mampu meningkatkan kualitas dan mutu mereka,” ucapnya.

Terbukti, lanjutnya, saat pameran Inacraft 2018, produk IKM hasil Kota Madiun banyak diminati oleh orang-orang luar negeri. “Tahun kemarin kami melihat produk mebel dari kita sangat diminati oleh pembeli dari mancanegara seperti Korea, Jepang, bahkan sampai diborong oleh pembeli dari Inggris,” jelasnya.

Pembeli dari mancanegara tersebut, kata dia, melihat bahwa produk IKM dari Kota Madiun menurut segi bahan hingga hasil akhir mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri lainnya. “Mereka sempat membandingkan dengan yang lain, produk kita kualitasnya bagus dan dari segi harga juga murah,” tuturnya.

Rizky berharap melalui pameran ini, para pelaku IKM di Kota Madiun memiliki kemauan dan peningkatan dalam hal pemasaran maupun produksi untuk produk-produknya.
(dhevit/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019