Kartini Masa Kini dan Kisahnya Menjajaki Dunia Animasi

MADIUN- Meski baru seumur jagung, namun langkah tiga srikandi muda ini dalam menjajaki dunia animasi tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka adalah Arika Putri Prahayuni, Anindyka Alfisyah Putri, dan Rosita Indah Kusumawati. Tiga dara yang dipersatukan lewat pelatihan digital animasi yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun.

Melalui pelatihan tersebut, mereka berhasil membuat video animasi berdurasi 2 menit 54 detik. Berisi tentang video edukasi yang menceritakan tentang pengenalan warna yang dikhususkan bagi anak-anak. Tak hanya itu, melalui video animasi tersebut mereka telah mempertunjukkan video animasi tersebut secara langsung kepada anak-anak. Salah satunya adalah pada siswa Paud Alimron Irsyad Tawang Rejo.

“Sejak Oktober lalu kita mulai pelatihan di Disnaker selama 10 hari. Dalam pelatihan ada 20 orang, tapi yang perempuan cuma lima, termasuk kita bertiga ini. Nah, video ini dibuat untuk tugas sekaligus mengetahui seberapa jauh kemampuan kita dalam menerapkan materi yang telah diberikan,” ungkap Anindyka Alfisyah Putri.

Menurutnya, masih sedikit perempuan yang mau berkecimpung dan mengenal dunia animasi. Lewat penjelasannya, Anin sapaan akrabnya mengatakan bahwa untuk memiliki ketertarikan dalam dunia animasi itu mudah. Namun, untuk lebih memperdalam ilmu yang dimiliki harus banyak belajar dan butuh keuletan yang jarang dimiliki oleh perempuan.

“Tantangannya itu, kalau di dunia animasi cowok lebih bisa teliti dan mau ribet mengerjakan hal yang mendetail untuk mengerjakan satu buah video animasi. Nah itu yang jarang dimiliki oleh perempuan, meskipun teliti tapi kadang kita itu tidak sabaran dalam pengerjaan,” jelasnya.

Baca juga:   Kisah Veteran Brimob Bibit Suwandi

Maka dari itu, lanjutnya, kebanyakan dia bersama rekan satu timnya lebih banyak diminta untuk memberikan bantuan dalam pengerjaan ide cerita atau mengerjakan story board (gambaran cerita). Tak hanya video animasi edukasi saja, salah satu anggota dari tim tersebut Arika Putri Prahayuni mengaku juga pernah membuat video iklan animasi untuk memeriahkan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang diadakan oleh Bank Indonesia.

Meskipun mereka masih dalam tahap awal di dunia animasi, namun Anin memiliki harapan besar kedepannya. Yakni agar setidaknya animator atau perempuan yang berkecimpung di dunia animasi memiliki jumlah yang sama dengan animator pria.

“Selama ini setau saya artist animasi cowok lebih mendominasi. Setidaknya saya berharap agar jumlahnya sepadan dan kita mampu berkembang bersama-sama,” ujarnya.

Rencananya, tiga perempuan muda asal Kota Madiun ini akan mengerjakan proyek animasi iklan yang akan segera dikerjakannya bersama dengan tim lainnya. (dhevit/kus/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019