Total ada 3.730 siswa SMP yang mengikuti UNBK tahun ini. (wshendro - madiuntoday)

MADIUN – Bertepatan dengan USBN SD, pelajar kelas IX SMP juga melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mulai Senin (22/4). Pada hari pertama, para siswa mengerjakan soal Bahasa Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Heri Wasana menuturkan, pelaksanaan ujian pada hari pertama berlangsung lancar. Itu karena berbagai persiapan telah dimatangkan. Mulai dari pengawas, proktor, teknisi, hingga kepala sekolah.

Hal itupun semakin diperkuat dengan dukungan jaringan internet dan listrik yang memadai. Sehingga, tidak ada kendala pada pelaksanaan ujian menggunakan komputer tersebut. ”Sebelumnya, kami sudah koordinasikan dengan penyedia jasa layanan internet, listrik, dan sebagainya. Alhamdulillah lancar,” tuturnya.

Total ada 3.730 siswa SMP yang mengikuti UNBK tahun ini. Seluruhnya telah menggunakan komputer sebagai sarana ujian. Menurut Heri, sejak tiga tahun terakhir sudah tidak ada SMP di Kota Madiun yang melaksanakan ujian dengan pensil dan kertas.

Meski begitu, belum semua sekolah bisa menyediakan sarana prasarana yang memadai. Sehingga, untuk pelaksanaan UNBK harus menggabung di sekolah lain. Setidaknya, ada empat sekolah yang melakukannya. Yakni, SMP PSM, SMP Prof Hamka, SMP Muhammadiyah, dan SMP Taman Bakti.

Saat ini, pihak Dinas Pendidikan masih memantau data siswa yang berhalangan mengikuti UNBK. Peserta yang tidak dapat hadir pada hari H pelaksanaan UNBK masih bisa mengikuti ujian susulan. Yakni, pada 29-30 April 2019 mendatang.

Baca juga:   Jelang PPDB SD-SMP, Dindik Matangkan Regulasi

Terkait hasil UNBK, Heri mengungkapkan bahwa para pelajar Kota Madiun selalu menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Karena itu, dia mengharapkan hal serupa tahun ini. Apalagi, 2018 lalu Kota Madiun berhasil meraih posisi terbaik kedua se-Jawa Timur. ”Harapannya ya bisa tetap masuk lima besar Jatim,” ujarnya.

Seperti diketahui, tahun ini para siswa kelas IX SMP melaksanakan UNBK selama empat hari. Yaitu, 22-25 April 2019. Setelah mengikuti ujian Bahasa Indonesia pada hari pertama, para peserta mengerjakan soal Matematika di hari kedua. Selanjutnya, hari ketiga dan keempat adalah mapel Bahasa Inggris dan IPA.

Heri berharap, pelaksanaan UNBK SMP dan USBN SD tahun ini dapat berjalan lancar hingga hari terakhir. Dia juga mengimbau kepada siswa untuk senantiasa mempersiapkan diri dengan optimal. ”Serta, menjaga kesehatan agar bisa mengikuti ujian dengan baik,” tandasnya. (WS Hendro/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019