Jelang Ramadhan, PT KAI Inspeksi Perlintasan KA

MADIUN – Bulan Ramadhan akan segera tiba. Mudik Lebaran pun mulai disiapkan. Sebagai penyedia jasa layanan transportasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mematangkan sarana prasarana. Terutama, perlintasan kereta api.

Untuk memastikan seluruh perlintasan KA siap dilewati, jajaran direksi dan komisaris PT KAI pun melaksanakan inspeksi jalur kereta wilayah Jawa. Kegiatan yang dimulai pada Selasa (23/4) itu menyambangi sejumlah stasiun besar.

Hingga akhirnya pada Rabu (24/4) pukul 15.00, kereta Inspeksi 3 yang membawa direksi dan komisaris PT KAI sampai di Stasiun Besar Madiun. Dalam kunjungan itu, mereka langsung menuju kantor DAOP 7 untuk memberikan pembinaan kepada karyawan yang akan melaksanakan posko angkutan Lebaran 2019.

“Saya meminta kepada seluruh pegawai KAI agar memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat, khususnya selama momen Lebaran 2019,” ujar Direktur SDM dan Umum PT KAI (Persero) R. Ruli Adi saat memberikan keterangan di hadapan awak media.

Dalam kesempatan itu, Ruli juga menyampaikan hasil pemantauannya terhadap kesiapan moda kereta api menghadapi angkutan Lebaran tahun ini. Mulai dari jalur, stasiun, pelayanan, hingga SDM. Menurutnya, semua telah siap untuk melayani pengguna jasa KA.

Tidak hanya itu, dalam perjalanan ini juga dilakukan identifikasi terhadap titik-titik rawan yang harus dijaga ekstra. Seperti, daerah rawan banjir, tanah longsor, hingga pelemparan dan vandalisme.

Ruli menjelaskan, pihaknya akan menyiagakan Petugas Pemeriksa Jalur tambahan, Penjaga Jalan Lintasan Tambahan, serta Petugas Pengamanan tambahan yang bekerjasama dengan TNI-Polri.

”KAI juga menyediakan alat serta material yang ditempatkan di titik-titik tertentu sehingga jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan,” paparnya.

Baca juga:   Tinggal Sehari, Disnaker Ingatkan Pengusaha yang Belum Bayar THR Karyawan

Ruli pun menambahkan, masyarakat sebaiknya tetap mewaspadai perlintasan sebidang di sejumlah daerah. Ini mengingat akan ada lebih banyak perjalanan KA selama masa angkutan Lebaran.

Rencananya, 3 Mei mendatang akan dilaksanakan penutupan sejumlah perlintasan sebidang ilegal. Menurut Ruli, ada 313 rekomendasi perlintasan sebidang yang harus ditutup. 41 di antaranya ada di wilayah DAOP 7. ”Kami akan lakukan penutupan secara bertahap. Harapannya, pemerintah daerah juga turut membantu,” imbuhnya.

Sementara itu, inspeksi yang berlangsung di Stasiun Besar Madiun juga diikuti oleh anggota Komisaris PT KAI. Yakni, Riza Primadi, Pungky Sumadi, dan Freddy Harris. Kemudian, Direktur pengelolahan sarana Azahari, Direkur Logistik dan Pengembangan Bambang Eko Martono, serta, Direktur Managemen Aset dan TI Herfini Haryono.

Selanjutnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Danto Restyawan, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjenka Kemenhub Zulmafendi, dan Investigator KA KNKT (komite nasional keselamatan transportasi) Suprapto.

Tahun ini, KAI menetapkan masa angkutan Lebaran selama 22 hari. Yakni, mulai 26 Mei hingga 16 Juni 2019. PT KAI menyiapkan 406 perjalanan selama angkutan Lebaran 2019. Angka tersebut sudah termasuk 50 perjalanan KA Lebaran Tambahan.

“Melalui persiapan yang matang, kita harapkan moda transportasi KA selama masa angkutan lebaran 2019 ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali,” tandasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)

Selalu jaga kesehatan dengan menjauhi minum-minuman keras, narkoba, serta rokok ilegal. Cukai merupakan salah satu pemasukan negara. Sebagian dananya dikembalikan kepada masyarakat. Membayar cukai sesuai ketentuan berarti turut berkontribusi kepada negara dan masyarakat.

#tolakpitacukaiilegal
#sebarkontenpositif
#berinternetsehat
#madiunkotawifi
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#DBHCHT_2019